Serangan London: Khalid Masood beraksi sendirian

Khalid Masood Hak atas foto Metropolitan police
Image caption Khalid Masood pernah dua kali mengajar di Arab Saudi.

Penyerang Westminster Khalid Masood beraksi sendirian dan tidak ada informasi yang menunjukkan adanya rencana serangan lanjutan, seperti disampaikan oleh Scotland Yard.

Masood menewaskan tiga orang dan melukai 50 orang ketika dia menabrakkan mobilnya ke trotoar pada Rabu lalu. Dia kemudian menikam seorang polisi sebelum ditembak mati oleh petugas polisi - seluruh peristiwa terjadi dalam waktu 82 detik.

Polisi mengatakan kemungkinan "kita tak pernah mengetahui mengapa dia melakukan ini".

Asisten deputi komisioner Neil Basu mengatakan:" Kami masih yakin bahwa Masood beraksi sendirian pada hari itu dan tidak ada informasi atau intelejen yang memperkirakan ada rencana serangan lanjutan.

"Meski dalam persiapan dia bertindak sendirian, kami harus memastikan dengan jelas mengapa dia melakukan aksi yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata untuk menangkan warga London, dan juga memberikan jawaban bagi keluarga korban tewas dan penyintas dalam kejahatan ini.

"Kami harus menerima adanya kemungkinan kami tak akan pernah memahami mengapa dia melakukannya. Pemahaman itu mungkin telah mati bersama dirinya.

"Namun demikian, kami bertekad untuk memahami jika Masood merupakan aktir tunggal yang terinspirasi oleh propaganda teroris atau jika ada yang mendorong, mendukung atau mengatur dia."

Hak atas foto EPA
Image caption Masood tewas ditembak setelah menikam polisi.

Dalam tulisan di koran Minggu, Menteri Dalam Negeri Amber Rudd dan Menteri Luar Negeri Boris Johnson mendesak perusahaan media sosial seperti Google dan Facebook untuk "lebih proaktif" dalam mengatasi situs ekstremis.

Seorang pria berusia 58 tahun, yang ditahan di Birmingham berdasarkan UU Terorisme - pada pagi hari setelah serangan dilakukan - masih ditahan. Sementara seorang perempuan berusia 32 tahun, yang ditahan di Manchester, berada dalam jaminan polisi, seperti disampaikan Metropolitan Police.

Sebelas orang yang sebelumnya ditahan terkait dengan insiden tersebut dan sembilan orang telah dibebaskan tanpa dakwaan.

Berita terkait