Pemimpin oposisi dan ratusan demonstran anti Putin ditahan

navalny Hak atas foto Reuters
Image caption Alexei Navalny diangkut polisi dalam unjuk rasa di Moskow.

Aparat Rusia menahan pemimpin utama kubu oposisi, Alexei Navalny, dalam sebuah aksi unjuk rasa menentang korupsi di Moskow.

Sesaat setelah ditahan, Navalny sempat bercuit di media sosial.

"Teman-teman, saya baik-baik saja. Tidak perlu berjuang mengeluarkan saya. Lakukan saja aksi jalan di sepanjang Tverskaya (jalan utama di Moskow). Topik kita hari ini adalah perjuangan melawan korupsi."

Belakangan Navalny mengaku polisi menyerbu kantor yayasannya, menahan para stafnya yang menyiarkan demonstrasi itu secara langsung.

Hak atas foto EPA
Image caption Rangkaian demonstrasi berlangsung di Moskow dan beberapa kota lainnya.

Selain menahan Navalny, aparat juga menangkap sedikitnya 500 demonstran di Moskow dan beberapa kota lain tempat unjuk rasa serupa berlangsung, termasuk di Saint Petersburg, Vladivostok, Novosibirsk, dan Tomsk.

Sebagian besar demonstrasi tersebut berlangsung ilegal, tanpa izin dari aparat.

Dalam tayangan televisi para demonstran terlihat berseru, "Turunkan (Presiden Rusia Vladimir) Putin!"

Ada pula yang memekik lantang, "Rusia tanpa Putin!" serta "Putin adalah pencuri!".

Sejumlah koresponden mengatakan rangkaian demonstrasi tersebut merupakan aksi antipemerintah terbesar sejak 2011-2012.

Hak atas foto AP
Image caption Selain menahan Navalny, aparat juga menangkap sedikitnya 500 demonstran di Moskow dan beberapa kota lain tempat unjuk rasa serupa berlangsung.

Pusat pemerintah Rusia di Kremlin belum berkomentar mengenai rangkaian demonstrasi tersebut. Sebelumnya, pada Jumat (24/03), pemerintah Rusia mengatakan rencana protes tak berizin di Moskow adalah provokasi ilegal.

Navalny menyerukan rentetan demonstrasi di Rusia setelah dia melansir sejumlah laporan yang mengklaim bahwa Perdana Menteri Dmitry Medvedev memiliki kediaman mewah, kapal yacht, dan kebun anggur.

Bahkan laporan itu menyebutkan Medvedev mempunyai rumah khusus untuk bebek di salah satu kediamannya. Padahal, nilai aset-aset itu jauh melampaui gaji resmi seorang perdana menteri.

Juru bicara Medvedev mengatakan laporan Navalny merupakan 'serangan propaganda.' Meski demikian, Medvedev sendiri tidak mengomentari tuduingan yang disuarakan Navalny.

Topik terkait

Berita terkait