Menantu Presiden Trump akan pimpin unit pembenahan birokrasi

Kushner, Trump Hak atas foto Getty, Justin Sullivan
Image caption Jared Kushner (tengah), yang menikah dengan Ivanka Trump (kiri), sudah mendapat jabatan penasehat senior Presiden Trump.

Presiden Donald Trump rencananya akan mengumumkan satu unit baru untuk membenahi birokrasi pemerintah federal Amerika Serikat yang dipimpin menantunya, Jared Kushner.

Koran Washington Post -yang pertama kali melaporkan rencana itu- menjuluki unit yang disebut Office of Innovation atau Kantor Inovasi sebagai 'Tim SWAT' -atau satuan khusus pengamanan- yang terdiri dari para mantan esekutif perusahaan swasta.

Wewenang unit baru itu antara lain menempuh reformasi dalam prosedur-prosedur di pemerintahan.

Kepada Washington Post, Kushner mengatakan bahwa 'pemerintah sebaiknya dikelola seperti satu perusahan besar Amerika Serikat'.

"Harapan kami adalah bisa mencapai keberhasilan dan efisiensi untuk para pelanggan kami, yang merupakan warga negara."

Janji kampanye

Sektor teknologi dan data diperkirakan menjadi kunci, dengan bos Appe, Tim Cooke, dan pendiri Microsoft, Bill Gates, dilaporkan akan bekerja sama dengan Gedung Putih.

Adapun Presiden Trump, dalam pernyataan kepada Washington Post, mengatakan unit baru tersebut merupakan pemenuhan janji utama kampanyenya.

Hak atas foto Reuters
Image caption Kushner -di belakang Trump- juga menjabat penasehat senior untuk masalah hubungan luar negeri.

"Stagnasi pemerintah telah menghalangi kemampuan kita untuk berfungsi dengan benar dan kadang menciptakan kemacetan yang meluas yang menyebabkan biaya yang melebihi dan penundaan."

Menurutnya unit baru akan memungkinkan dia untuk menerapkan 'mentalitas lebih cepat dari jadwal dan anggaran lebih rendah' dalam pemerintahannya.

Kushner -yang berusia 36 tahun- merupakan investor properti dan pimpinan media yang menikah dengan putri Trump, Ivanka.

Dia sudah mendapat jabatan sebagai penasehat senior presiden untuk masalah hubungan luar negeri dan berperan penting dalam membantu Trump memilih para staf dalam tim kampanye maupun di pemerintahan.

Berita terkait