Pemerintah dan pemberontak Suriah capai kesepakatan di empat wilayah

Badan-badan kemanusiaan menyerukan berbagai pihak untuk menyalurkan tambahan bantuan bagi warga sipil di kawasan terdampak perang di Suriah. Hak atas foto AFP
Image caption Badan-badan kemanusiaan menyerukan berbagai pihak untuk menyalurkan tambahan bantuan bagi warga sipil di kawasan terdampak perang di Suriah.

Berbagai pihak di Suriah mencapai kesepakatan untuk memungkinkan evakuasi dari empat kawasan yang terkepung secara militer.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan warga Foah dan Kefraya, dua desa yang dikuasai pemerintah, akan diangkut keluar dengan bis.

Di pihak lain warga Madaya dan Zabadani, dua kota di pinggiran Damaskus yang dikuasai pemberontak, juga bisa meninggalkan kota.

Kesepakatan ini dicapai berkat penengahan oleh Iran dan Qatar.

Sekitar 60.000 orang tinggal di empat wilayah terkepung itu.

Sebuah gencatan senjata dilaporkan disepakati mulai berlaku Selasa (28/3) untuk membuka jalan bagi evakuasi yang dijadwalkan untuk dimulai dalam waktu satu minggu.

Upaya sebelumnya untuk mengevakuasi warga dari Foah dan Kefraya tiga bulan yang lalu digagalkan oleh pemberontak, yang membakari bis-bis yang didatangkan untuk mengangkut warga.

Komite Internasional Palang Merah memperingatkan Januari lalu, bahwa situasi di daerah terkepung itu 'sangat mengerikan.'

Para pegiat mengatakan banyak warga sipil meninggal di sana karena kurangnya makanan dan obat-obatan.

Berita terkait