FBI merilis kembali foto-foto serangan 9/11 di Pentagon

Pentagon Hak atas foto FBI
Image caption Kru tengah melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat, seperti tampak dalam foto FBI.

Foto-foto yang diambil setelah serangan 11 September 2001 di Pentagon kembali dipublikasikan di situs FBI, enam tahun setelah pertama kali dirilis.

Dua puluh tujuh foto tersebut menunjukkan para kru pemadam kebakaran sedang memadamkan api, dan juga tim pemulihan dan para penyidik melakukan pencarian di puing-puing.

Pesawat American Airlines Penerbangan 77, terbang dari Virginia menuju LA, menerjang ke dalam bangunan sekitar pukul 09:37 waktu setempat.

Otoritas AS mengatakan pesawat menyambar antara lantai pertama dan kedua Pentagon, menewaskan 184 orang.

Sebelumnya, foto-foto tersebut diduga baru dirilis karena cap tanggalnya masih baru.

Tetapi juru bicara FBI Jillian Stickels mengatakan foto-foto itu diunggah secara online pada 2011.

Sebuah kesalahan teknis menyebabkan foto-foto tersebut hilang dari situs untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, tambah dia.

Foto-foto itu kemudian dipulihkan dan bisa diihat kembali oleh publik, sejak beberapa hari terakhir, setelah FBI menyadarigambar tersebut hilang dari situs, jelas juru bicara FBI.

Respons darurat

Hak atas foto FBI
Image caption Foto ini dinamai "Pentagon Emergency Response" atau Respons Darurat Pentagon.
Hak atas foto FBI
Image caption Meriam air dipasang pada truk untuk memadamkan api

Kerusakan bagian luar

Hak atas foto FBI
Image caption Foto ini diberi tanda "Di atas Pentangon"
Hak atas foto FBI
Image caption Sebuah ekskavator tampak memindahkan bendera Amerika yang robek dalam foto dengan label "Eksterior Pentagon"

Puing-puing pesawat

Hak atas foto FBI
Image caption Foto yang diberi label "Puing-puing Pentagon" oleh FBI
Hak atas foto FBI
Image caption Foto dengan nama "Puing-puing Pentagon" oleh FBI
Hak atas foto FBI

Para penyidik

Hak atas foto FBI
Image caption Para kru melakukan pencarian dan mengkaji lokasi serangan
Hak atas foto FBI
Image caption Para penyidik membersihkan debu di bagian dalam gedung.

Berita terkait