Trump akan 'bereskan' perkara nuklir Korut tanpa dukungan Cina

trump Hak atas foto Getty Images
Image caption Trump akan bertemu Presiden Cina, Xi Jinping, pada Kamis (06/04).

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan pemerintahannya akan 'membereskan' ancaman nuklir Korea Utara, dengan atau tanpa bantuan Cina.

"Jika Cina tidak membereskan Korea Utara, kami yang akan membereskannya. Itu saja yang saya sampaikan kepada Anda," ujar Trump dalam wawancara dengan surat kabar Financial Times.

Ditanya apakah dia bisa berhasil seorang diri, Trump menjawab: 'Pasti.'

Komentar Trump disampaikan menjelang kunjungan Presiden Cina, Xi Jinping, pekan ini.

"Cina punya pengaruh besar terhadap Korea Utara. Dan Cina harus memutuskan membantu kami mengenai Korea Utara atau tidak. Jika mereka melakukannya akan sangat baik, dan jika mereka tidak melakukannya itu tidak akan baik bagi siapapun," kata Trump kepada FT.

Hak atas foto Twitter/@realDonaldTrump
Image caption Trump mengeluh soal Cina yang disebutnya "sedikit membantu" menangani aksi Korea Utara.

Trump tidak memberi penjelasan lebih jauh tentang tindakan apa yang akan dia tempuh terhadap Korut.

Pada Maret lalu, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengatakan aksi militer merupakan salah satu pilihan. Sebulan sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, James Mattis, memperingatkan bahwa penggunaan senjata nuklir akan dihadapi dengan respons 'luar biasa.'

Selama dua bulan terakhir, Korut menggelar peluncuran rudal balistik dan uji coba mesin pendorong roket.

Cina, sekutu utama Korut, menanggapi aksi Korut dengan pelarangan impor batubara dari Korut sampai akhir 2017.

Berita terkait