Dua pria ditangkap setelah truk menabrak kerumunan orang di Stockholm

Swedia Hak atas foto SWEDISH POLICE HANDOUT
Image caption Salah-seorang yang ditangkap setelah serangan truk di Stockhlom, Swedia, yang menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 12 orang.

Polisi Swedia menangkap dua orang pria setelah sebuah truk menabrak jendela sebuah pusat perbelanjaan di pusat ibu kota Swedia, Stockholm, yang menewaskan sedikitnya empat orang.

Penangkapan pertama dilakukan pada Jumat malam setelah polisi merilis foto seseorang melalui video CCTV, disusul penangkapan orang kedua yang dicurigai terkait serangan ini.

Pengemudi truk melarikan diri dari lokasi kejadian setelah menabrakkan truknya di pusat perbelanjaan yang ramai di pusat Kota Stockholm.

Perdana Menteri Swedia, Stefan Löfven telah menyebutnya sebagai serangan teroris.

Lebih dari 12 orang terluka akibat serangan truk tersebut.

Perbatasan negara telah dilakukan penjagaan ekstra ketat seperti yang diperintahkan Perdana Menteri Swedia.

Hak atas foto AFP/ GETTY IMAGES
Image caption Situasi darurat diberlakukan sepanjang Jumat malam setelah serangan truk.

Truk tersebut menabrak bagian depan pusat perbelanjaan Ahlens di Drottninggatan, salah satu kawasan utama pejalan kaki menjelang pukul 15.00 waktu setempat .Drottninggatan (Queen Street), salah satu jalan pejalan kaki utama kota.

Adapun perusahaan pemilik truk, Spendrups, mengatakan truk yang bersangkutan dibajak sebelumnya pada hari yang sama ketika menurunkan barang di sebuah restoran.

Pada Jumat malam, polisi Swedia telah menyebarkan foto seorang pria yang mengenakan jaket dengan penutup kepala.

Dan polisi kemudian mengukuhkan bahwa mereka telah menangkap pria di Marsta, kira-kira berjarak 40km dari Stockholm.

"Kami telah menginterogasi beberapa orang pada Jumat malam, dan kami akhirnya menangkap beberapa orang yang diduga terkait dalam kasus ini," kata perwira polisi yang bertanggungjawab dalam menyelidiki kasus ini, Jan Evensson, usai penangkapan di Marsta.

Pria kedua yang dicurigai terkait insiden ini ditangkap di wilayah Hjulsta, di pinggiran Stockholm. Dia diduga memiliki hubungan dengan pria yang ditangkap di Marsta, lapor media lokal mengutip sumber kepolisian.

Tempat insiden terbaru ini terletak tidak jauh dari serangan teror tahun 2010 yang dilakukan oleh Taimour Abdulwahab, seorang warga Swedia yang tinggal di Luton, Inggris.

Abdulwahab -yang diyakini polisi bergerak sendiri- meledakkan dirinya di Bryggargatan pada 11 Desember 2010 lalu. Tidak ada korban jiwa lain dalam serangan itu.

Berita terkait