Taiwan larang manusia menyantap anjing dan kucing

RUU perlindungan hewan Hak atas foto Getty Images
Image caption Taiwan memperkenalkan langkah-langkah barunya untuk meningkatkan hukum perlindungan hewan di negara itu.

Parlemen Taiwan telah menyepakati rancangan undang-undang yang melarang penyembelihan kucing dan anjing untuk konsumsi manusia.

RUU ini juga melarang orang-orang membawa jalan-jalan hewan peliharaan itu sambil mengendarai mobil atau sepeda motor.

Setiap orang yang kedapatan melanggar aturan ini akan dikenai denda besar atau penjara hingga dua tahun - dan pemerintah akan mempublikasikan nama serta foto-foto mereka.

Langkah-langkah ini ditetapkan guna meningkatkan hukum perlindungan terhadap hewan di negara itu.

Aturan yang ditetapkan pada Selasa (12/4) merupakan tonggak amandemen UU Perlindungan Hewan di Taiwan, dan menjadi negara pertama di Asia yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing.

Pada tahun 2001, Taiwan meloloskan undang-undang yang melarang penjualan daging dan bulu hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing yang dijabarkan sebagai "tujuan ekonomi".

Daging anjing sempat menjadi konsumsi orang-orang di negara tersebut, namun kini hewan itu sekarang lebih cenderung dianggap sebagai hewan peliharaan.

Tahun lalu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengadopsi tiga anjing penuntun pensiunan untuk hidup bersama dengan dua kucingnya, Cookie dan A-Tsai.

Tsai, yang merupakan pemimpin perempuan pertama di Taiwan, menarik perhatian saat itu karena mendapat julukan baru sebagai "keluarga pertama" negara itu.

Topik terkait

Berita terkait