Misteri hilangnya beberapa pegiat di Malaysia

Raymond Koh Hak atas foto Keluarga Raymond Koh
Image caption Raymond Koh menghilang sejak 13 Februari dan belum ada kejelasan tentang keberadaannya.

Misteri bermula dari kasus hilangnya seorang pastor pada 13 Februari lalu.

Raymond Koh sedang mengemudikan mobilnya keluar dari jalan tol di kawasan Kelana Jaya, pinggiran Kuala Lumpur, Malaysia.

Rekaman video kamera pegawas yang beredar luas memperlihatkan yang terjadi kemudian. Sejumlah mobil hitam jenis SUV dan sepeda motor mendekat dan memepet mobil Koh ke tepi jalan.

Beberapa pria bergegas melompat ke arah mobil Koh dan terjadi 'kesibukan' sebelum iring-iringan kendaraan itu meluncur lagi -kali ini bersama dengan mobil putih milik Koh. Itulah terakhir kalinya orang-orang melihat Raymond Koh.

Penculikan Koh -yang berlangsung kurang dari satu menit- berlangsung pada siang bolong dan disaksikan oleh pengemudi lain yang belakangan melapor ke polisi.

"Operasi amat direncanakan. Mereka tahu siapa dia, ke mana dia pergi dan kemungkinan sudah mengikutinya," tutur Jonathan, putra Koh, kepada BBC. "Dilakukan dengan amat profesional," sambungnya.

Raibnya Raymond Koh diikuti kasus-kasus serupa beberapa pekan kemudian.

Hilangnya beberapa orang itu kini masih menjadi misteri sekaligus meningkatkan kekhawatiran adanya aksi main hakim sendiri bermotif agama.

Hak atas foto Rekaman CCTV lewat The Star
Image caption Media Malaysia menerbitkan rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan mobil SUV menyudukan mobil Raymon Koh.

Elemen agama?

Penculikan bukanlah peristiwa yang tidak pernah terjadi di Malaysia, namun biasanya para penculik langsung menghubungi keluarga korban untuk meminta uang tebusan.

Dalam kasus Koh, dua bulan sudah berlalu dan keluarga masih belum mendengar sepatah katapun dari para tersangka penculiknya.

Hak atas foto Sivin Ki
Image caption Acara doa bersama untuk Raymond Koh berlangsung di beberapa kota Malaysia.

Mereka yakin itu bukan penculikan 'biasa', namun ada tindakan main hakim sendiri oleh kelompok tertentu dengan melibatkan 'elemen agama'.

Sebelum menghilang, Koh memimpin Harapan Komuniti, sebuah organisasi nonpemerintah di Kuala Lumpur yang membantu orang miskin, ibu tunggal, dan pecandu narkotika.

"Dia bersemangat, dia cinta orang, dia cinta Tuhan," kata Jonathan tentang ayahnya.

Tahun 2011, organisasi yang diasuh Koh itu diselidiki oleh pihak berwenang di Malaysia karena dituduh berupaya mengajak umat Islam pindah agama dengan menggelar acara di gereja yang dihadiri umat Islam.

Di Malaysia -yang berpenduduk mayoritas umat Islam- pemurtadan merupakan pelanggaran hukum.

Dakwaan atas Koh belakangan dicabut namun dia tetap menjadi sasaran gosip di internet dan, menurut keluarganya, dia pernah mendapat kiriman pos yang berisi dua peluru.

Tuduhan bahwa Koh ingin mengkristenkan umat Islam muncul kembali setelah penculikan Koh.

Pekan lalu, terungkap bahwa beberapa orang mengadukan Koh ke polisi dengan tuduhan pria tersebut berupaya memurtadkan umat Islam pada bulan Januari.

"Dia tidak akan pernah mengajak orang untuk meninggalkan Islam," tegas Jonathan Koh.

"Tuduhan dia ingin mengkristenkan orang tidak bisa jadi alasan penculikan. Jika dia melakukan kesalahan, dia harus mendapat hak seperti warga negara lainnya untuk diadili."

Kepolisian mengajukan tiga kemungkinan penyebab penculikan Koh, yakni Koh memiliki 'masalah pribadi', kelompok ekstrimis terlibat, atau dia diculik demi uang tebusan.

Namun polisi tidak memberi komentar atas pertanyaan BBC.

Bukan kasus satu-satunya

Di tengah peliputan media tentang hilangnya Koh dan rekaman video kamera pengaws, mulai bermunculan laporan tentang kasus warga Malaysia lain yang hilang.

Kasus-kasus itu terjadi baru-baru ini dan masih belum bisa dijelaskan.

Tidak ada bukti bahwa ada keterkaitan antara kasus yang satu dengan yang lain. Tapi karena tak ada informasi yang jelas, banyak orang punya teori masing-masing, termasuk kemungkinan terlibatnya aparat keamanan.

______________________________________________________

Beberapa pegiat hilang

Peter Chong: pegiat sosial dan mantan anggota dewan kota yang hilang pekan lalu di dekat Kuala Lumpur. Polisi mengatakan melihat dia melintasi perbatasan ke Thailand.

Image caption Tahun 2014, Peter Chong berbicara kepada BBC tentang temannya, Zaharie Ahmad Shah -pilot pesawat MH370 yang hilang.

Joshua dan Ruth Hilmy: pastor dan istrinya terakhir kali terlihat di sekitar Kuala Lumpur pada November 2016.

Amri Che Mat: pegiat sosial Muslim yang diduga diciduk dari mobilnya November tahun lalu di Negara Bagian Perlis. Istrinya membantah tuduhan bahwa dia menyebarkan Islam Syiah, yang dilarang oleh pihak berwenang.

________________________________________________________

Kasus-kasus hilangnya sejumlah orang secara misterius ini menimbulkan spekulasi tentang 'penghilangan yang dipaksakan', menurut Malaysian Bar, asosiasi yang menaungi para pengacara.

"Mengejutkan dan keterlaluan bahwa warga Malaysia makin banyak yang hilang tanpa penjelasan dan tidak bisa ditemukan selama beberapa hari, pekan, dan bulan."

Kepolisian Malaysia tidak ingin menanggapi rumor tersebut. Bulan lalu, seorang perwira tinggi polisi meminta para warga 'tutup mulut'. Bahkan, pada Rabu (12/04), Inspektur Jenderal Tan Sri Khalid Abu Bakar menegaskan kepada para wartawan bahwa 'tidak ada hubungan' hilangnya orang-orang itu dengan aparat.

Hak atas foto Sheryll Stothard
Image caption Pemuka Kristen dan pemimpin gereja menyelenggarakan kebaktian untuk Raymond Koh.

Lonceng 'peringatan'

Bagi Hermen Shastri, selaku Sekjen Dewan Gereja Malaysia, hilangnya Koh mengirim 'pesan yang mengkhawatirkan'.

"Pertanyaan-pertanyaan muncul di benak kami, dan beberapa gereja khawatir kasus-kasus itu menjadi tren, di mana mereka yang terlibat dalam kegiatan terkait dengan orang miskin (menjadi sasaran) kelompok yang main hakim sendiri."

Sementara para keluarga orang yang hilang hanya bisa berharap dan menanti.

Keluarga Koh sudah menawarkan imbalan bagi orang yang bisa memberikan informasi tentang hilangnya Raymond Koh dan berulang kami membuat pernyataan terbuka untuk meminta informasi, serta menggelar acara doa bersama.

Pekan lalu, para pemuka umat Kristen dan pemimpin gereja menyelenggarakan kebaktian untuk Raymond Koh.

"Kami amat tertekan, hal ini membuat kami frustasi. Namun kami mendapat arahan. Saya kira dia masih hidup," tutur Jonathan Koh.

Topik terkait

Berita terkait