Korea Utara 'siap lakukan serangan nuklir'

Kim Jong-un Hak atas foto ED JONES/AFP/Getty Images
Image caption Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tampak hadir dalam parade militer.

Korea Utara telah memperingatkan AS untuk tidak melakukan aksi provokatif di kawasan tersebut, dengan mengatakan negara itu "siap untuk membalas dengan serangan nuklir".

Pernyataan itu disampaikan seiring dengan peringatan kelahiran pendiri negara itu presiden Kim Il-sung yang ke-105 tahun.

Tentara, kendaraan lapis baja dan perlengkapan militer tampil dalam parade di Pyongyang Sabtu (15/04) untuk mempertontonkan kekuatan.

Parade tersebut dilakukan, ditengah spekulasi yang menyebutkan pemimpin Korea Utara saat ini, Kim Jong-un, bisa saja memerintahkan uji coba nuklir kembali.

"Kami bersiap untuk merespons sebuah perang habis-habisan dengan perang kabis-habisan," kata pejabat militer Korea Utara Choe Ryong-Hae, dengan menambahkan :"Kami siap untuk membalas dengan serangan nuklir gaya kami untuk melawan segala serangan nuklir."

Korea Utara menggelar kekuatan militer yang besar pada parade Sabtu (15/04) ini ditengah kekhawatiran meningkatnya ketegangan di kawasan yang dapat memicu konflik dengan AS.

Hak atas foto ED JONES/AFP/Getty Images
Image caption Parade militer dan peralatannya dilakukan untuk mempertontonkan kekuatan.

Barisan band militer dan pasukan berpawai ke lapangan Kim Il-sung yang terletak di jantung kota Pyongyang. Salah satu yang dipamerkan dalam parade itu, diperkirakan peluncur rudal balistik bawah laut, yang dapat dikembangkan sebagai hulu ledak nuklir yang dapat menjangkau sasaran di seluruh dunia.

Parade itu dengan jelas menunjukkan bagaimana pentingnya program nuklir dan merupakan ambisi masa depan Korea Utara, yang terus mengabaikan tekanan dari AS untuk menghentikan program senjata nuklirnya.

Ketegangan kedua negara meningkat setelah militer AS baru-baru ini memerintahkan pasukan angkatan laut untuk bergerak ke semenanjung Korea.

Hak atas foto JUNG YEON-JE/AFP/Getty Images
Image caption Dalam parade juga tampak peralatan yang diduga merupakan peluncur rudal.

Korea Utara telah melancarkan lima uji coba nuklir dan sejumlah rangkaian peluncuran rudal. Para ahli dan pejabat pemerintah yakin negara itu tengah mengembangkan rudal hulu ledak nuklir yang dapat menjangkau AS.

Pada Jumat (14/04), Menteri Luar Negeri Cina telah memperingatkan "konflik dapat pecah kapan saja", dan menambahkan jika perang terjadi tidak akan ada pemenang.

Berita terkait