Raja Salman berlakukan kembali bonus dan tunjangan khusus

Salman, arab saudi Hak atas foto Reuters
Image caption Raja Salman memberikan tambahan gaji dua bulan kepada aparat militer yang berpartisipasi dalam operasi koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman.

Raja Arab Saudi, Salman, memberlakukan kembali pemberian bonus dan tunjangan khusus kepada pegawai negeri dan tentara, yang dipotong September tahun lalu.

Langkah pemotongan itu sebagai bagian dari program penghematan menyusul anjloknya harga minyak, yang merupakan pemasukan utama Arab Saudi.

Selain memberi kembali bonus dan tunjangan khusus, Raja Salman memberhentikan pula menteri aparatur negara yang diselidiki dengan tuduhan menyalahgunakan jabatan.

Sementara tambahan gaji dua bulan akan diberikan kepada para aparat militer yang berada di garis depan, yang berpartisipasi dalam operasi koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman.

Lewat dekritnya, penguasa absolut Arab Saudi ini membentuk satu pusat keamanan nasional baru yang berada di bawah kerajaan.

Hak atas foto AFP/SALEH AL-OBEIDI
Image caption Arab Saudi memimpin serangan udara pasukan koalisi di Yaman untuk menghadapi kelompok pemberontak.

Dia juga menunjuk putranya, Pangeran Khalid, sebagai duta besar Arab Saudi yang baru untuk Amerika Serikat.

Pangeran Khalid sebelumnya mengikuti pendidikan untuk menjadi pilot pesawat tempur di Amerika Serikat dan ikut dalam operasi serangan udara atas kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Suriah.

Pemotongan gaji pegawai negeri dan aparat militer -yang pertama kali ditempuh di negara tersebut- dipicu oleh anjloknya harga minyak dunia yang pada Januari lalu sempat mencapai US$28 atau sekitar Rp37.000 untuk satu per barel.

Hak atas foto AFP/FAYEZ NURELDINE
Image caption Selain harga minyak yang naik kembali, para menteri mengatakan kinerja anggaran kuartal ketiga 2017 lebih baik dari perkiraan.

Sejak saat itu harga minyak naik kembali ke kisaran US$52/barel dan para menteri mengatakan kinerja anggaran pada kuartal pertama tahun ini lebih baik dibanding perkiraan sebelumnya.

Berdasarkan dekrit September lalu, maka gaji para menteri dikurangi sampai 20% sementara tunjangan rumah dan mobil untuk anggota dewan penasehat dipotong 15%.

Sekitar dua pertiga warga Arab Saudi bekerja sebagai pegawai negeri.

Berita terkait