Trump mundur selangkah soal pendanaan tembok perbatasan

Protests in northern Mexico Hak atas foto Getty Images
Image caption Warga masyarakat asli Amerika juga menentang pembangunan tembok itu.

Presiden Donald Trump mengindikasikan bahwa dia akan mencoret sementara rencana mencari pendanaan untuk membiayai tembok perbatasan yang digagasnya dari anggaran negara yang akan disahkan pekan ini.

Pembangunan tembok perbatasan yang dibayar oleh Meksiko merupakan janji kampanye utama Donald Trump.

Penasihat dekat presiden, Kellyanne Conway, mengatakan bahwa pendanaan untuk pembangunan tembok itu akan dicoret dari rancangan anggaran yang harus disepakati hari Jumat mendatang.

Demokrat mengancam untuk memblokir ketetapan anggaran tersebut jika ada dana yang diperuntukkan bagi pembangunan tembok, dan pencoretannya sekarang dapat mencegah kemungkinan kebuntuan yang mengakibatkan lumpuhnya pemerintah.

Tapi presiden bersikeras di akun Twitter bahwa dia masih akan membangun tembok itu.

Presiden Trump dilaporkan mengatakan dalam sebuah pertemuan pribadi dengan sejumlah media konservatif pada Senin malam bahwa dia mungkin akan mengusahakan pendanaan tembok itu akhir tahun ini.

Kellyanne Conway mengkonfirmasi kepada Fox News bahwa tembok tersebut tidak perlu disahkan pendanaannya pekan ini, namun tetap menjadi 'prioritas yang sangat penting.'

Presiden Trump bercuit pagi ini: "Jangan biarkan media palsu mengatakan bahwa saya telah mengubah posisi saya tentang TEMBOK. Tetap akan dibangun dan membantu menghentikan narkoba, perdagangan manusia dll."

Tembok itu mungkin saja tetap dibangun di masa depan, tapi ini merupakan pelajaran nyata tentang perbedaan antara berbicara saat kampanye dan memerintah.

Kepala staf Gedung Putih Reince Priebus mengatakan bahwa 'kesediaan Presiden Trump untuk berkompromi tentang pembangunan tembok merupakan kejutan bagi Demokrat.'

Image caption Pagar perbatasan yang sudah ada sepanjang sekitar 1.050km, memisahkan AS dengan Meksiko.

Donald Trump mengajukan usulan $1.5 milyar (Rp.20 triliun) untuk pembangunan tembok itu melalui Kongres untuk dicantumkan dalam anggaran pengeluaran sampai akhir tahun fiskal berjalan.

Rencana tersebut telah membuat Demokrat bersatu dalam penentangan penuh.

Dan sejumlah anggota Partai Republik juga menolak perkiraan biaya $21,6 miliar- lebih dari $12 miliar yang dulu disebut Trump.

Politikus Republik dengan distrik di sepanjang perbatasan juga sangat kritis, menyadari bahwa di wilayah mereka terdapat populasi Hispanik yang besar.

Namun Gedung Putih berkeras bahwa tembok itu harus dibangun, dan tidak akan menerima terjadinya 'penundaan.'

"Prioritas belum berubah," kata juru bicara Sean Spicer. "Ada tembok yang akan dibangun.'

Menurutnya, tembok itu penting untuk mencegah perdagangan manusia, datangnya para anggota geng seperti MS-13, arus narkoba dan imigrasi ilegal.

Berita terkait