Korea Utara kembali lakukan uji coba rudal balistik

Hak atas foto EPA
Image caption Korea Utara telah beberapa kali melakukan uji coba rudal.

Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal balistik, meski dalam pemantauan terlihat misi tersebut gagal seperti disampaikan pejabat militer Korea Selatan dan AS.

Rudal tersebut tampaknya meledak beberapa detik setelah diluncurkan, kata militer Korea Selatan seperti diberitakan kantor berita Yonhap. news agency. Militer AS mengatakan rudal itu tidak kleuar dari wilayah Korea Utara.

Rudal itu ditembakkan dari sebuah situs di provinsi Pyeongan Selatan pada Sabtu dini hari, seperti disampaikan Korea Selatan, namun tipe rudal belum diketahui.

Presiden AS Donald Trump menulis cuitan: "Korea Utara tidak menghormati permintaan Cina dan Presidennya yang sangat dihormati ketika meluncurkan itu, meskipun tidak sukses, sebuah rudal hari ini. Buruk!".

Sejauh ini belum ada komentar dari Korea Utara.

Ketegangan di kawasan semakin meningkat belakangan ini, dengan kedua negara Korea Selatan dan Utara sama-sama melakukan pelatihan militer.

Korea Utara telah berulang kali berupaya untuk memperkecil hulu ledak nuklirnya dan menyesuaikannya dengan rudal jarak jauh yang mampu menjangkau AS.

"Korea Utara telah menembak sebuah rudal yang tidak teridentifikasi dari sebuah lokasi di sekitar Bukchang di Pyeongannam-do (Provinsi Pyeongan Selatan) pada dini hari tadi", jelas Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, yang dikutip dari laporan Yonhap.

Sementara itu, Komandan Dave Benham, juru bicara Komando Pasifik AS mengatakan "peluncuran dilakukan di dekat lapangan udara Pukchang (bagian utara Pyongyang)".

Dia menambahkan rudal tidak keluar dari wilayah Korea Utara dan bukan merupakan sebuah ancaman bagi Amerika Utara.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson menyerukan agar seluruh negara untuk membantu memaksa Korea Utara untuk menghentikan ambisi nuklirnya.

Berita terkait