Pembakaran bus dan penjarahan toko terjadi di Brasil setelah aksi pemogokan

Rio de Janerio. Hak atas foto Getty Images
Image caption Bus dan mobil dibakar di jalanan di Rio de Janerio.

Kekerasan terjadi di Brasil di akhir aksi pemogokan umum yang pertama kali dilakukan di negara tersebut sejak 20 tahun terakhir.

Bus-bus dan mobil-mobil dibakar di pusat kota Rio de Janeiro. Jalanan diblokir oleh para aktivis juga dibakar dan toko dirusak serta dijarah.

Selama beberapa hari protes berlangsung damai. Banyak orang tetap tinggal di rumah dan toko-toko, sekolah, bank di seluruh negara masih tutup.

Organisasi buruh meenyebut pemogokan ini sebagai protes untuk mengusulkan reformasi jaminan pensiun.

Presiden Michel Temer mengatakan dia menyesalkan insiden di Rio, Tetapi dia menekankan bahwa dia akan melanjutkan 'upayanya untuk memodernisasi negara'.

Para pekerja di Brasil dan pemerintah bekerja sama, kata dia, untuk membuat negara ini keluar dari 'resesi yang terburuk dalam sejarah nya". Serikat pekerja mengatakan orang yang termiskin di Brasil menanggung biaya perubahan yang salah satunya menaikkan usia pensiun dan mengurangi manfaatnya.

Pemerintah berpendapat bahwa kebijiakan itu dibutuhkan untuk menghindari kegagalan sistem pensiun.

Dampak pemogokan itu terasa di seluruh wilayah Brasil, banyak orang bertahan di rumah, sementara yang lain hanya bekerja di pagi hari.

Di sejumlah kota seperti Sao Paulo, Rio dan kota-kota lain, banyak jalan diblokir.

Hak atas foto AFP
Image caption Polisi militer menembakkan gas air mata dan peluru karet di pusat kota Rio de Janeiro.
Hak atas foto AFP
Image caption Sejumlah toko dirusak dan dijarah.
Hak atas foto AFP
Image caption Para pemrotes dan warga berupaya mencari perlindungan.

Berita terkait