Trump menyerang media pada 'kampanye' 100 harinya

Presiden AS Donald Trump berbicara dalam sebuah kampanye di Harrisburg, Pennsylvania. Photo: 29 April 2017 Hak atas foto Reuters
Image caption President Trump mengatakan bahwa 100 hari pertamanya menjabat sebagai presiden telah "sangat produktif".

Presiden AS Donald Trump telah menyampaikan kritikan tajam pada media dalam sebuah acara kampanye memperingati 100 harinya menjabat.

Pada pendukungnya di Pennsylvania, Trump mengatakan bahwa dia terus memenuhi "satu demi satu janjinya", dan mengatakan bahwa kritik terhadapnya adalah "berita bohong" dari wartawan yang "tidak melihat kenyataan".

Trump memutuskan untuk tidak menghadiri Acara Makan Malam Koresponden Gedung Putih - pemimpin AS pertama yang absen hadir di acara tahunan itu sejak Ronald Reagan pada 1981.

Sebelumnya, ada aksi demonstrasi besar yang diadakan untuk menentang kebijakan iklim Trump.

Pada pertemuan di Harrisburg, presiden mengatakan bahwa media harus memberikan "nilai tidak lulus yang besar" pada peliputan mereka akan pencapaian-pencapaiannya dalam 100 hari menjabat dan pada massa yang bersorak menyambutnya, Trump juga mengatakan bahwa dia "senang bisa berada 100 mil jauhnya dari Washington".

Menurutnya, pada saat bersamaan "ada kelompok besar aktor Hollywood dan media Washington yang menghibur diri mereka sendiri" pada acara makan malam koresponden "yang akan sangat membosankan".

Sampai sekarang, mendiang Presiden Ronald Reagan adalah pemimpin AS terakhir yang tidak hadir di acara tersebut, karena sedang memulihkan diri dari luka tembakan senjata pada 1981.

Dan terkait janji-janji kampanyenya, Trump mengatakan bahwa 100 hari pertamanya "sangat menarik dan sangat produktif".

Menurutnya, dia "memenuhi janji-janji itu setiap harinya" dengan:

  • Mengakhiri 'pencurian lapangan pekerjaan' dan membawanya ke AS dari luar neger
  • Memudahkan aturan soal eksplorasi energi, termasuk menghentikan "perang terhadap batubara"
  • Menarik diri dari perjanjian kerjasama luar negeri yang tidak menguntungkan AS, termasuk Kerjasama Trans-Pasifik

Trump juga mengatakan bahwa pemerintahan Barack Obama telah menghasilkan "kekacauan", menekankan bahwa dia siap untuk "pertempuran-pertempuran lain di masa depan dan kami akan selalu menang".

Pada isu perubahan iklim, Trump mengatakan bahwa "keputusan besar" akan diambil dalam dua pekan ini.

Sebelumnya dia mengatakan bahwa perubahan iklim adalah hoax belaka, dan berjanji untuk menarik AS dari Kesepakatan Paris.

Sementara itu, ribuan orang melakukan protes di beberapa kota di AS melawan posisi pemerintahan Trump dalam perubahan iklim. Aksi People's Climate March dilakukan bertepatan dengan 100 hari kepresidenannya.

Di Washington, demonstran berjalan dari US Capitol menuju Gedung Putih.

Penggagas acara mengatakan bahwa mereka ingin menempatkan agenda soal perubahan iklim dalam pemilihan paruh waktu tahun depan.

Berita terkait