Hujan meteor, kilat, Aurora Australis: kejadian langka di langit Australia

Aurora Australis Hak atas foto DAVID FINLAY
Image caption Sebuah foto panoramik menampilkan petir angkasa bersamaan dengan Aurora Australis.

Seorang fotografer Australia berhasil memotret foto-foto langka berupa hujan meteor, kilat dan Cahaya Selatan atau Aurora Australis - semuanya berbarengan dalam satu malam.

Sprite atau kilatan petir di angkasa - bisa mencapai bagian atas atmosfir bumi, seringkali terlihat seperti seberkas cahaya yang terang.

"Ini semacam listrik yang terlepas terjadi di atmosfer yang sangat tinggi, "kata fotografer David Finlay kepada BBC.

Ia mengambil foto sprite di Kiama, yang berlokasi sejauh 120km di bagian selatan kota Sydney.

Hak atas foto DAVID FINLAY
Image caption Nama 'sprite' atau kilatan petir di angkasa diambil dari karya Shakespeare, A Midsummer Night's Dream.

"Saya sudah memburunya selama sekitar 15 tahun," katanya. "Saya tidak tahu apakah Anda bisa melihatnya di New South Wales."

Finlay mencoba memotret hujan meteor Lyrid dan Aurora Australis pada saat yang bersamaan, ia memfokuskan kameranya pada badai yang terjadi sekitar 120km dari lepas pantai.

"Biasanya saat badai datang kita tidak bisa melihat dengan jelas ," katanya. "Langitnya jernih."

Ini merupakan kali pertama bagi Finlay melihat foto-foto kilatan petir angkasa di Australia menggunakan kamera DSLR.

Hak atas foto DAVID FINLAY
Image caption Finlay juga berhasil memotret hujan meteor.

"Salah seorang teman saya mengatakan, apa yang Anda butuhkan sekarang adalah seekor harimau Tasmania yang berkeliaran di sepanjang pantai dan Anda bisa memotret kejadian langka dalam satu malam," katanya.

Dr Brett Carter, seorang fisikawan dari Universitas RMIT, mengatakan bahwa sprite atau kilatan tersebut bisa mencapai ionosfer - atmosfer bagian atas dari bumi.

"Secara historis hanya pilot-pilot yang bisa melihat kilatan petir angkasa ini dan ada alasannya," katanya.

"Petir-petir itu begitu redup sehingga sangat sulit untuk melihatnya dengan mata telanjang."

Ia mengatakan bahwa para fotografer bisa memberi sumbangan pada pemahaman ilmiah tentang lingkungan luar angkasa di dekat Bumi.

"Kita tidak punya cara untuk mengukur secara rutin hal-hal seperti ini di seluruh dunia secara rutin," katanya.

"Bisa dikatakan, terjadi sebuah gerakan besar di bidang ini, menuju sains khalayak, termasuk Aurora juga."

Sesudah ini, Finlay berencana untuk mengambil foto di salah satu ikon Australia.

"Saya ingin sekali memfilmkan hujan meteor Geminids dari Uluru," katanya.

Topik terkait

Berita terkait