Kelompok militan Boko Haram membebaskan 82 siswa perempuan

gadis nigeria Hak atas foto Getty Images
Image caption Sebagian dari gadis-gadis yang difoto pada Mei 2014 lalu tidak lama setelah mereka diculik.

Kelompok militan Islam Boko Haram telah membebaskan 82 orang siswa perempuan dari total 276 lainnya yang diculik di wilayah timur laut Nigeria tiga tahun lalu, kata kantor kepresidenan.

Mereka dibebaskan dengan imbal balik pembebasan sejumlah orang yang dituduh anggota Boko Haram setelah melalui perundingan panjang.

Para gadis itu akan diterima oleh Presiden Muhammadau Buhari di Abuja pada hari Minggu, demikian pernyataan tersebut.

Kasus penculikan terhadap ratusan siswa sekolah, yang disebut 'gadis-gadis Chibok', telah memicu protes dunia dan kampanye besar-besaran di media sosial.

Sebelum diumumkan secara resmi, sekitar 195 gadis masih dinyatakan hilang.

Berapa jumlah dituduh anggota Boko Haram yang dibebaskan oleh pihak berwenang, tetap tidak diketahui.

Saat ini 82 siswa perempuan ditempatkan di ruangan tahanan markas militer Nigeria setelah dipindahkan dari sebuah wilayah terpencil di dekat perbatasan Kamerun, kata wartawan BBC Stephanie Hegarty dari Lagos.

Hak atas foto AFP
Image caption Sebanyak 21 gadis telah dibebaskan pada akhir Oktober 2016.

Wartawan BBC melaporkan keluarga korban penculikan menyatakan gembira setelah mendengar berita pembebasan anak-anaknya, namun demikian lebih dari 100 gadis yang diculik belum kembali.

Pendeta Enoch Mark, yang dua anak gadisnya diculik, mengatakan kepada Kantor berita AFP: "Ini adalah kabar baik. Kami telah menunggu agar mereka dibebaskan. Kami mengharap gadis-gadis lainnyadibebaskan pula."

Dia belum mengetahui apakah dua putrinya akan dibebaskan bersama 80 gadis lainnya.

Juru bicara Presiden Buhari mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada "aparat keamanan, militer, pemerintah Swiss, Komite Palang Merah Internasional, dan LSM lokal dan internasional" yang berperan dalam operasi pembebasan.

Sejak awal, kampanye untuk pembebasan ratusan gadis ini mendapat dukungan Ibu negara (saat itu) AS, Michelle Obama dan banyak bintang Hollywood.

Pada bulan lalu, Presiden Buhari mengatakan bahwa pemerintah Nigeria tetap "terus-menerus melakukan kontak dan perundingan, melalui aparat intelijen lokal untuk membebaskan gadis-gadis yang masih diculik tanpa cidera".

Banyak gadis Chibok yang diculik menganut agama Kristen, dan mereka dipaksa masuk Islam dan menikahi orang-orang yang menculiknya selama di lokasi penculikan.

Kelompok militan Boko Haram telah menculik ribuan orang selama delapan tahun setelah mereka menyatakan akan mendirikan kekhalifahan Islam di wilayah Nigeria.

Lebih dari 30.000 orang terbunuh, demikian keterangan pemerintah, dan ratusan ribu orang terpaksa meninggalkan rumah mereka demi mencari keselamatan.

Berita terkait