Gadis yang diculik Boko haram 'menolak dibebaskan'

Perempuan yang diculik, berjumlah 82 orang, dibawa ke Abuja untuk bertemu Presiden Muhammadu Buhari setelah mereka dibebaskan pada Sabtu. Hak atas foto AFP
Image caption Perempuan yang diculik, berjumlah 82 orang, dibawa ke Abuja untuk bertemu Presiden Muhammadu Buhari setelah mereka dibebaskan pada Sabtu.

Salah satu gadis Chibok yang diculik oleh kelompok Islamis militan Boko Haram memilih untuk tinggal bersama suaminya daripada dibebaskan, kata juru bicara presiden Nigeria.

Dia menjadi bagian dari kelompok tawanan yang dibebaskan pada Sabtu.

Garba Shehu, juru bicara kepresidenan, mengatakan pada Channels TV bahwa ada 83 gadis yang seharusnya dibebaskan, "tapi satu mengatakan: 'Tidak, saya bahagia di sini. Saya sudah mendapat suami.'"

Pembebasan 82 gadis itu adalah bagian dari negosiasi yang diprakarsai oleh ICRC.

Sebagai gantinya pemerintah setuju untuk membebaskan tahanan Boko Haram, meski jumlahnya tak disebut.

Kelompok milisi diyakini masih menahan lebih dari 100 dari total 276 gadis yang dibawa dari Chibok, Nigeria timur laut, tiga tahun lalu. Kelompok milisi tersebut juga telah menculik ribuan orang lain dalam pemberontakan di kawasan tersebut.

Sebagian meyakini bahwa mereka yang diculik telah dinikahi oleh para pejuang dan memiliki anak.

Hak atas foto AFP
Image caption Sebagian dari 82 perempuan yang diculik menunggu sebelum bertemu dengan Presiden Nigeria di Villa Presiden di Abuja, 7 Mei 2017.

Orangtua dari gadis-gadis Chibok yang diculik tidak bisa terlalu cepat mengetahui apakah anak perempuan mereka termasuk dalam yang dibebaskan.

Pemerintah menerbitkan nama-nama gadis yang dibebaskan lewat Twitter, tapi di Chibok tak semua orang punya akses ke media sosial.

Shehu mengatakan bahwa pemerintah sedang bekerja untuk memverifikasi identitas mereka, sehingga bisa berkumpul kembali dengan keluarga sesegera mungkin.

Aisha Yesufu, koordinator kampanye #BringBackOurGirls, mengatakan pada kantor berita AFP, bahwa mereka bekerja untuk membantu menghubungkan orangtua dengan anak perempuan mereka.

Topik terkait

Berita terkait