India kembali diguncang kasus perkosaan beramai-ramai

Perkosaan di India Hak atas foto Getty Images
Image caption Perkosaan menjadi isu nasional di India setelah kasus perkosaan beramai-ramai terhadap seorang mahasiswi pada 2012.

India kembali dikejutkan dengan kasus perkosaan beramai-ramai, kali ini serangan brutal tersebut terjadi di negara bagian Haryana di India utara.

Dalam kasus pertama, polisi mengatakan seorang perempuan berusia 23 tahun diperkosa beramai-ramai kemudian dibunuh pekan lalu di distrik Rohtak. Tubuhnya yang mengalami mutilasi ditemukan beberapa hari kemudian.

Hasil visum menunjukkan 'tulang tengkoraknya retak'.

Insiden kedua terjadi hari Sabtu (13/05), seorang perempuan berusia 22 tahun diperkosa beramai-ramai di atas kendaraan di Gurgaon, pinggiran Delhi.

Para pegiat mengatakan kedua kasus ini menunjukkan bahwa jaminan keselamatan terhadap kaum perempuan masih menjadi tanya besar di India.

Korban di kasus perkosaan pertama ditemukan setelah beberapa anjing liar terlihat berada di dekat jenazahnya yang mulai membusuk. Warga curiga dan ternyata yang dikerumuni anjing adalah jenazah.

"Kami menangkap dua tersangka sehari setelah penemuan jenazah dan mereka mengakui perbuatan mereka," kata Ashwin Shenvi, seorang anggota polisi kepada BBC.

'Pelaku kenal korban'

Hak atas foto Reuters
Image caption Berbagai aksi protes digelar di India untuk menyampaikan keprihatian atas kasus-kasus perkosaan yang terjadi di India.

Ia menjelaskan dari visum diketahui bahwa korban diperkosa dan meninggal dunia akibat luka di kepala.

Menurut hasil visum, ia diseret sebelum diperkosa. Diduga setidaknya satu dari para tersangka kenal dengan korban.

Dalam kasus kedua, kepala kepolisian Gurgaon, Sumit Kumar, mengatakan korban diculik dan kemudian diduga diperkosa beramai-ramai di atas kendaraan pada Sabtu malam.

"Untuk kasus ini, kami melakukan penahanan, meski sudah ada beberapa petunjuk. Tentu kami tak bisa membeberkan hal ini ke media," katanya.

Kekerasan seksual di India menjadi isu nasional setelah seorang mahasiswa diperkosa beramai-ramai di atas bus di Delhi dan kemudian meninggal dunia karena luka-luka yang ia derita pada 2012.

Ia meninggal dunia saat menjalani perawatan di satu rumah sakit di Singapura.

Insiden ini memicu aksi protes besar-besaran di seluruh penjuru negeri namun serangan brutal terhadap perempuan dan anak-anak dilaporkan masih terjadi.

Topik terkait

Berita terkait