Unjuk rasa kecam pembunuhan jurnalis Meksiko

Meksiko, Javier, jurnalis Hak atas foto AFP/PEDRO PARDO
Image caption Sepanjang 2017 ini saja, sudah lima wartawan Meksiko yang dibunuh.

Sejumlah pegiat media dan hak asasi di Meksiko menggelar aksi protes di beberapa kota mendesak pemerintah mengambil tindakan setelah dibunuhnya seorang wartawan terkenal.

Javier Valdez Cárdenas -yang pernah meraih penghargaan jurnalistik internasional- dibunuh sekelompok pria yang menembaki mobilnya, Senin (15/05), di Negara Bagian Sinaloa.

Dia menurunkan laporan meluas tentang kartel narkotika dan Presiden Enrique Pena Nieto menyebut pembunuhannya sebagai kejahatan yang memalukan.

Beberapa media menurunkan profil wartawan yang meraih Penghargaan Kebebasan Pers Internasional dari Komite Perlindungan Jurnalis, CPJ, tahun 2011 karena liputannya tentang kartel narkotika, yang amat berpengaruh di Meksiko.

Pria berusia 50 tahun tersebut ditembak di dekat kantor situs berita yang dia dirikan di kota asalnya, Culiacan.

Hak atas foto EPA/MARIO GUZMAN
Image caption Javier Valdez Cárdenas meraih penghargaan Kebebesan Pers Internasional dari Komite Perlindungan Jurnalis, CPJ, tahun 2011.

Negara berbahaya bagi jurnalis

Sepanjang tahun ini saja, sudah lima wartawan wartawan yang mati dibunuh di Meksiko, yang berada di peringkat ketiga negara paling berbahaya bagi jurnalis di dunia.

Sepanjang kariernya selama hampir 30 tahun, dia antara lain menulis tentang kartel narkotika Sinaloa, yang diduga menguasai sekitar 25% dari total penyelundupan narkotika ke Amerika Serikat melalui Meksiko.

Mantan pimpinan kartel Sinaloa, Joaquin 'El Chapo' Guzman sempat melarikan diri dari penjara dua kali -salah satunya lewat terowongan bawah tanah- sebelum berhasil ditangkap lagi tahun 2016 dan sudah diekstradisi ke Amerika Serikat.

Hak atas foto AFP/HO
Image caption Di ibu kota Meksiko City, pengunjuk rasa menulis Di Meksiko #Kita Dibunuhi - Jangan Mau Diam.

Jaksa Agung Sinaloa, Juan Jose Rios, mengatakan penyelidikan sedang berlangsung dan keluarga Valdez serta teman-teman dekatnya akan mendapat perlindungan keamanan.

"Melebihi segalanya, kami memberi perhatian kepada keluarga Javier," katanya kepada wartawan.

Perwakilan CPJ untuk Meksiko, Jan-Albert Hootsen, mengatakan pembunuhan Valdez merupakan serangan atas semua jurnalis di Meksiko.

Topik terkait

Berita terkait