Trump akan 'melakukan segalanya' untuk perdamaian Israel-Palestina

Trump, Abbas, Palestina, Bethlehem Hak atas foto AFP
Image caption Presiden Trump (kiri) menegaskan komitmen atas perdamaian Israel-Palestina dalam pertemuan dengan Presiden Otoria Palestina, Mahmud Abbas (kanan).

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan akan 'melakukan segalanya' untuk membantu Israel dan Palestina mencapai perdamaian.

Dalam pertemuan dengan Mahmoud Abbas, dia juga mengatakan bersyukur karena Presiden Otorita Palestina itu bertekad untuk menempuh langkah-langkah yang diperlukan guna memberantas terorisme.

"Saya berkomitmen untuk berupaya mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina. Dan saya ingin melakukan segalanya untuk membantu mereka mencapai tujuan itu," tegasnya.

Israel dan Palestinina tidak melakukan perundingan daman dalam waktu tiga tahun belakangan dan Trump menyadari hal tersebut sebagai 'hal yang paling sulit' bagi pihak penengah.

Pertemuan dengan Abbas di Bethlehem ini berlangsung Selasa (23/05), pada hari terakhir lawatannya ke Timur Tengah.

Hak atas foto AFP/MOHAMMED ABED
Image caption Aksi unjuk rasa menentang lawatan Trump ke Timur Tengah berlangsung di Gaza dengan menodongkan senjata pada boneka Presiden Trump.

Sekelompok warga Palestina menggelar unjuk rasa di Gaza dan Tepi Barat untuk menentang kunjungan Trump dan sekaligus menyatakan dukungan atas aksi mogok makan para tahanan Palestina di penjara Israel.

Abbas menanggapi keinginan Trump sebagai 'misi yang sesuai dan mungkin.'

"Saya ingin menyatakan kembali komitmen kami untuk bekerja sama dengan Anda untuk mencapai perdamaian dan menempa sebuah kesepakan damai yang historis dengan Israel."

Hak atas foto AFP
Image caption Unjuk rasa menentang kunjungan Trump juga digelar di Tepi Barat.

Sehari sebelum bertemu Abbas, Turmp mengatakan datang ke Israel untuk 'menegaskan kembali ikatan yang tidak terputuskan' antara Amerika Serikat dengan Israel dan ada 'kesempatan yang langka untuk membawa keamanan, stablitias, serta perdamaian' ke kawasan.

Presiden Trump juga mengecam serangan bom saat acara konser musik di Manchester, Senin (22/05) malam, yang menewaskan 22 orang dan melukai 50 laiinya.

"Banyak sekali anak muda yang cantik dan yang tidak bersalah yang hidup dan menikmati kehidupan yang dibunuh oleh setang pecundang dalam kehidupan ini."

Dari kawasan Timur Tengah, Trump terbang menuju Vatikan untuk bertemu dengan Paus Fransiskus.

Berita terkait