Dua belas ditangkap terkait serangan London Bridge

London Hak atas foto Getty/Carl Court
Image caption Polisi tanpa seragam ikut dalam penggerebekan di salah satu flat di Barking, London timur.

Kepolisian Inggris menangkap 12 belas orang terkait dengan serangan di London Bridge (Sabtu 03/06) malam, yang menewaskan tujuh orang dan melukai 48 lainnya.

Penangkapan terjadi di Barking, London timur, setelah penggerebekan atas sebuah flat tempat tinggal salah seorang dari tiga penyerang, yang tewas ditembak polisi tak lama setelah kejadian.

Warga di sekitar tempat penggerebekan mengatakan penyerang yang tinggal di flat yang digerebek sudah hidup di sana selama tiga tahun dan menikah dengan dua anak.

Satu ledakan yang dikendalikan dilakukan di flat tersebut, Minggu (04/06) pagi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Warga di sekitar Barking, London timur, menyaksikan penggerebekan di salah satu flat di kawasan tempat tinggal mereka.

Sebuah mobil barang berwarna putih menabrak para pejalan kaki di jembatan London Bridge, Sabtu malam sekitar pukul 22:00 waktu setempat, dan tiga pria yang ke luar dari mobil menikam orang-orang di Borough Market, yang ramai dengan para turis lokal maupun asing.

Ketiga penyerang ditembak mati politi beberapa menit kemudian.

Image caption Tiga pria yang ke luar dari mobil barang berwarna putih kemudian melakukan penikaman serampangan di Borough Market.

Sebagian besar partai politik di Inggris menunda kampanye pada Minggu (04/06) namun pemilihan umum akan tetap digelar pada Kamis 8 Juni.

Serangan di London Bridge ini merupakan yang ketiga dalam selang waktu tiga bulan, setelah serangan mobil dan pisau di Westminster pada bulan Maret yang menewaskan lima orang.

Dua pekan lalu, serangan bom bunuh di luar sebuah tempat konser musik di Manchester menewaskan 22 orang.

Identitas korban dalam serangan terbaru di London Bridge masih belum diumumkan namun Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakakan seorang warganya termasuk dalam korban yang tewas.

Sementara 21 yang dalam kondisi kritis antara lain merupakan warga Inggris, Prancis, Spanyol, Australia, dan Selandia Baru. Empat polisi juga cedera, termasuk seorang yang sedang tidak bertugas dan mentakel salah seorang dari tiga penyerang.

Topik terkait

Berita terkait