Dicurigai bocorkan rahasia, perempuan kontraktor dinas inteljen AS ditahan

The National Security Agency headquarters in Fort Meade, Maryland. Hak atas foto Reuters
Image caption Penangkapan Winner menandai kebocoran dokumen rahasia lebih lanjut yang diderita NSA.

Seorang kontraktor pemerintah AS ditangkap karena dicurigai telah membocorkan informasi rahasia ke sebuah media pemberitaan.

Reality Leigh Winner, 25, diduga telah menghapus berbagai materi rahasia dari sebuah fasilitas pemerintah di negara bagian Georgia, AS.

Hal itu diumumkan beberapa saat setelah Intercept menerbitkan sebuah dokumen Dinas Kemaanan Nasional AS, National Security Agency (NSA) tentang dugaan campur tangan Rusia dalam politik Amerika.

Pemerintah Trump sangat kerepotan dalam mencegah kebocoran pada media.

Reality Leigh Winner ditangkap pada tanggal 3 Juni, ungkap departemen kehakiman AS.

Perempuan itu adalah seorang kontraktor dari Pluribus International Corporation dan dipekerjakan di sebuah fasilitas NSA di Georgia, sejak bulan Februari, lapor NBC News.

Tersangka dihadapkan pada dugaan pidana mengumpulkan, mentransmisikan atau menghilangkan informasi tentang pertahanan, tambah NBC.

Hak atas foto Reuters
Image caption Reality Leigh Winner ditangkap Sabtu akhir pekan lalu.

Dokumen yang dibocorkan Intercept tersebut menuduh dinas intelijen militer Moskow berupaya melakukan serangan siber terhadap setidaknya sebuah perusahaan pemasok perangkat lunak pemungutan suara AS beberapa hari sebelum pemilihan presiden AS November lalu.

Laporan itu juga menuduh Rusia mengirim email spam ke lebih dari 100 pejabat pemilihan lokal.

Namun, tidak disebutkan dalam dokumen itu apakah peretasan itu berhasil

Badan-badan intelijen Amerika menuduh Kremlin mencoba ikut campur dalam pemilihan presiden tahun lalu untuk memastikan agar Donald Trump mengalahkan Hillary Clinton.

Beberapa komite kongres dan FBI sedang menyelidiki masalah ini.

Presiden telah berulang kali menolak laporan itu sebagai 'berita palsu,' dan menyebut bahwa skandal sebenarnya adalah bagaimana tuduhan-tuduhan tersebut dibocorkan ke media.

Hak atas foto Reuters
Image caption Edward Snowden, bekas kontraktor NSA, berbicara dalam diskusi jarak jauh melalui video dengan Fakultas Hukum Universitas Buenos Aires, akhir tahun lalu.

Penangkapan Winner menandai kebocoran dokumen rajasia lebih lanjut yang melibatkan kontraktor NSA.

Sebelumnya, pembocoran paling menghebohkan melibatkan kontraktor NSA adalah yang dilakukan Edward Snowden. Pada tahun 2013, ia membocorkan dokumen rahasia tentang program pengintaian AS kepada para jurnalis, termasuk editor pendiri The Intercept, Glenn Greenwald.

Snowden yang menjadi buronan AS, kini masih mengungsi di Rusia.

Berita terkait