Ditemukan, pesawat Myanmar yang angkut 122 orang

myanmar Hak atas foto Reuters
Image caption Penampakan pesawat angkut jenis Y8 buatan Cina

Pesawat militer Myanmar yang sempat dinyatakan menghilang bersama 122 orang di dalamnya telah ditemukan.

Melalui pernyataan pada laman Facebook, militer Myanmar mengatakan puing-puing pesawat dan sejumlah jenazah berada di Laut Andaman, beberapa kilometer dari Kota Dawei.

Pada Kamis (08/06) pagi, regu pencari menemukan 10 jenazah, termasuk jasad seorang anak. Ada pula ditemukan roda, beberapa jaket pelampung, dan koper. Apabila semua orang di dalam pesawat meninggal dunia, insiden itu bakal menjadi kecelakaan dirgantara terburuk di Myanmar, kata koresponden BBC, Jonah Fisher.

Pesawat angkut jenis Y8 buatan Cina itu mengangkut 14 awak dan 106 personel militer beserta keluarga mereka, termasuk anak-anak.

Pada Rabu (07/06), militer Myanmar menyatakan kehilangan kontak dengan pesawat jurusan Myeik-Yangon tersebut sekitar setengah jam setelah lepas landas.

Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat. Walau saat ini masih musim hujan di Myanmar, tiada laporan mengenai cuaca buruk ketika insiden terjadi.

Ketika dibeli dari Cina pada Maret 2016, pesawat itu telah terbang selama 809 jam.

Sejumlah insiden pesawat terjadi di Myanmar dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Februari 2016, lima awak pesawat meninggal dunia ketika sebuah pesawat milik Angkatan Udara jatuh di Ibu Kota Nay Pyi Taw. Beberapa bulan kemudian, tiga personel militer tewas saat helikopter jatuh di Myanmar bagian tengah.

Sebelumnya, pada 2012, pesawat maskapai Air Bagan mendarat darurat dan terbakar sehingga menewaskan dua orang.

Topik terkait

Berita terkait