Orang-orang berteriak: Apartemen 24 lantai di London dilalap api

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Api tampak melalap seluruh lantai bangunan.

Sebuah kebakaran besar melanda gedung apartemen 24 lantai di London barat, dan saksi mata menyatakan bahwa banyak orang terjebak di dalamnya.

Lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran di Grenfell Tower di Kensington utara, yang memiliki 120 unit flat dan dihuni ratusan orang.

Sejumlah orang dilaporkan tewas, dan puluhan orang dirawat di rumah sakit.

Belum jelas apa penyebab kebakaran.

Wartawan BBC mengatakan seluruh gedung dilalap api dan dicemaskan bangunan itu bisa rubuh.

Dilaporkan pula, 'sejumlah besar orang' tidak diketahui keberadaannya.

Saksi mata mengatakan bahwa mereka melihat sejumlah lampu - diperkirakan ponsel atau senter- dikedip-kedipkan di bagian atas blok apartemen itu.

Saksi lain mengatakan bahwa penghuni - yang diperkirakan terjebak di dalam - terlihat merapat ke tepi-tepi jendela flat mereka.

Sebuah alat hidrolik tak berawak menyemprotkan air ke sisi gedung di sekitar lantai 10.

Simon Lederman mengatakan petugas pemadam kebakaran tidak dapat menangani api di tingkat yang lebih tinggi.

Dia mengatakan bangunan tersebut telah 'terbakar tak terkendali,' dari lantai sepuluh dan seterusnya.

Wartawan BBC Andy Moore mengatakan: "Kami melihat puing-puing jatuh dari bangunan, terdengar ledakan, dan suara pecahan kaca.

"Polisi terus memperketat penjagaan di sekitar, mendorong warga untuk menjauh karena takut bangunan itu bisa runtuh."

Hak atas foto Reuters

Pejabat dinas pemadam kebakaran London, Dan Daly, mengatakan para petugasnya 'bekerja sangat keras dalam kondisi yang sangat sulit untuk mengatasi kebakaran ini.'

"Ini adalah kecelakaan besar dan sangat serius dan kami telah mengerahkan banyak sumber daya dan peralatan khusus." 

Hak atas foto Reuters

Seorang saksi mata, George Clarke, presenter program TV Channel 4 Amazing Spaces, mengatakan kepada Radio 5 Live: "Saya 100 meter jauhnya dari lokasi tapi badan saya seluruhnya diselimuti abu.

"Ini sangat memilukan, saya melihat ada orang mengedip-kedipkan senter di tingkat atas dan mereka jelas tidak bisa keluar."

Hak atas foto Reuters

Saksi mata lain, Jody Martin mengatakan bahwa ia langsung berlari ke arah gedung tersebut untuk mencoba dan membantu saat melihat api itu.

Dikatakannya bahwa dia meneriaki orang-orang untuk 'keluar, keluar' tapi banyak warga berteriak menjawab bahwa mereka terjebak di dalam, dan koridor di dalam gedung dipenuhi asap.

Topik terkait

Berita terkait