Tabrakan kapal, tujuh marinir AS ditemukan sudah tewas

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Kapal perang USS Fitzgerald rusak oleh berat akibat tabrakan itu.

Pelaut AS yang hilang akibat kapal USS Fitzgerald bertabrakan dengan sebuah kapal barang berbendera Filipina di Jepang ditemukan dalam keadaan tewas, kata Angkatan Laut AS dan media Jepang.

Tabrakan terjadi pada Sabtu pagi, tiga awak yang terluka dievakuasi dengan helikopter, dan sebuah pencarian dikerahkan besar-besaran untuk menenemukan tujuh pelaut yang hilang.

Militer menyebut, petugas penyelamat menemukan jenazah-jenazah tersebut pada hari Minggu setelah bisa mendapatkan akses ke bagian-bagian kapal yang rusak.

Dikatakan, ketujuh jenazah akan dibawa ke rumah sakit Jepang untuk diidentifikasi.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar 56 mil laut (104km) barat daya kota pelabuhan Yokosuka, Jepang, Sabtu sekitar pukul 02:30 waktu setempat, (Jumat 23:30WIB).

Bagian kanan kapal perang itu rusak parah, namun berhasil kembali ke pangkalannya di Yokosuka, dengan bantuan kapal tunda angkatan laut AS.

Pada sebuah konferensi pers di Jepang pada hari Minggu, komandan Armada ke-7 AS, Joseph P Aucoin tidak menyebutkan berapa jenazah yang sudah ditemukan sejauh ini. Namun keluarga para prajurit yang tewas itu sudah diberitahu, katanya.

"Kehilangan mereka adalah sesuatu yang kami semua rasakan," katanya.

Hak atas foto Reuters
Image caption Tabrakan itu mengakibatkan kerusakan berat pada sisi kanan kapal perang AS.

Rekaman lalu lintas laut menunjukkan bahwa Crystal ACX, sebuah kapal kontainer berbendera Filipina berukuran 222 meter, tiba-tiba berbalik arah kira-kira 25 menit sebelum kecelakaan itu terjadi. Tidak diketahui mengapa mereka melakukan perubahan arah itu.

Rekaman serupa untuk USS Fitzgerald tidak tersedia bagi publik.

Lembaga pemberitaan Jepang NHK mengatakan tabrakan di tengah malam itu mengakibatkan ruang tempat tidur awak kapal terendam air.

"Kerusakannya sangat berat," kata Komandan Joseph Aucoin. "Ada lobang besar di bawah permuakaan air." Perbaikan akan memakan waktu lama, katanya.

Hak atas foto MarineTraffic.com
Image caption Crystal ACX tiba-tiba berbalik arah kira-kira 25 menit sebelum kecelakaan itu terjadi. Tidak diketahui mengapa mereka melakukan perubahan arah itu.

Penjaga pantai Jepang mengatakan bahwa kapal peti kemas Crystal ACX memiliki tonase kotor hampir 30.000, sekitar tiga kali lipat dari USS Fitzgerald.

Kapal itu hanya mengalami kerusakan ringan pada haluannya.

Kantor berita Associated Press mengatakan tidak ada laporan tentang korban luka di antara 20 awak kapal barang Filipina tersebut.


Salah satu kapal paling canggih di dunia - Rupert Wingfield-Hayes, BBC News, Tokyo

Lokasi tabrakan merupakan tempat yang sangat sibuk, dengan pelayaran menuju dan dari teluk Tokyo.

Bagaimanapun, USS Fitzgerald merupakan kapal perang yang paling canggih di dunia - dengan sistem radar yang mutakhir.

Saat ini muncul banyak pertanyaan mengenai bagaimana kru kapal itu gagal untuk menghindari tabrakan dengan kapal kontainer yang memiliki panjang 200 meter.


Berita terkait