Pasukan Irak lancarkan serangan penghabisan Mosul

iraqi forces in western mosul Hak atas foto Getty Images
Image caption Upaya militer Irak untuk merebut kembali Mosul, kini sudah memasuki bulan ke-sembilan.

Pasukan Irak telah melancarkan serangan ke bagian Kota Tua Mosul, distrik terakhir kota itu yang masih dikuasai dipegang kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.

Satuan dari pasukan khusus bergerak maju dari arah barat sementara polisi dari bagian selatan, kata pernyataan militer Irak.

PBB mengatakan, diyakini sekitar 100.000 warga sipil terjebak di kawasan kota tua yang padat penduduknya.

Mereka telah diserukan untuk meninggalkan kawasan itu sebisa mungkin.

Sekitar 230 warga sipil telah terbunuh di Mosul barat dalam dua pekan terakhir, kata PBB.  

Sebagian warga tewas oleh serangan udara dan serangan roket, dan yang lainnya ditembak mati oleh penembak jitu ISIS saat warga sipil itu mencoba keluar dari kawasan yang dikuasai ISIS.

Kepada BBC, militer Irak mengatakan bahwa mereka tidak tahu berapa banyak militan ISIS yang bersembunyi di dalam kawasan kota tua.

Warga yang baru saja berhasil lolos dari kawasan tersebut menggambarkan beratnya keadaan di kawasan itu, banyak orang kehabisan makanan dan air.


Awal dari suatu akhir - Wartawan BBC Timur Tengah, Joan Soley

Berbagai satuan pasukan keamanan Irak merayap makin dekat dari semua sisi. Mereka tidak akan bisa berhenti sampai mereka merebut kembali Kota Tua.

Meskipun sumber Irak dan koalisi mengatakan ada 'koridor kemanusiaan' di sepanjang sungai, namun jumlah orang yang masih berada di dalam kota tua masih sangat besar, yang berarti pasti akan jatuh korban besar - baik warga sipil, pasukan Irak dan pejuang IS.

Bagi pemerintah Irak, merebut kembali Kota Tua sama seperti melintasi garis finish. Gambar pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi yang berbicara di masjid Nuri tiga tahun yang lalu berhasil menciptakan pencitraan yang sangat kuat, yang ingin mereka ganti dengan gambar 'kemenangan mereka' - apakah itu kibaran bendera atau pasukan Irak berfoto-foto selfie di tempat yang sama atau apa pun.

Setelah itu pertempuran masih barus dilanjutkan. Kawasan antara Mosul dan perbatasan Suriah masih harus diamankan, dan kota Hawija, antara Baghdad dan Mosul, masih dikuasai ISIS.


Hak atas foto Nafiseh Kohnavard
Image caption Warga diserukan untuk meninggalkan kota, namun para penembak jitu ISIS menembaki mereka saat berusaha pergi.

Serangan yang didukung AS untuk merebut kembali Mosul -kota terbesar kedua Irak- memasuki bulan ke-sembilan. Pasukan Irak merebut kembali bagian timur kota tersebut pada bulan Oktober.

Ribuan pasukan keamanan Irak, pejuang Peshmerga Kurdi, anggota milisi Sunni Arab dan Syiah, dibantu oleh pesawat tempur dan pensihat militer dari koalisi pimpinan AS, terlibat dalam serangan tersebut.

ISIS menyerbu Mosul pada bulan Juni 2014, meluluh-lantakan tentara Irak, dan tak lama kemudian mengumumkan bahwa mereka membentuk kekhalifahan di wilayah yang kemudian mereka kuasai.

Berita terkait