Mahkamah Eropa kecam hukum 'propaganda gay' Rusia

rusia, gay Hak atas foto AFP PHOTO / OLGA MALTSEVAOLGA MALTSEVA/AFP/Getty
Image caption Para pegiat berunjuk rasa di St. Petersburg menentang hukum 'propaganda gay' pada bulan Mei 2013.

Hukum 'propaganda gay' Rusia dinyatakan sebagai diskriminatif dan mendorong terjadinya homophobia, demikian diputuskan Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa .

Para hakim di Strasbourg itu mengatakan Rusia mendiskriminasi tiga pegiat gay yang menentang hukum tersebut.

Undang-undang yang disahkan pada bulan Juli 2013 tersebut melarang dukungan terhadap homoseksualitas di antara warga di bawah umur 18 tahun.

Keputusan mahkamah menyebutkan hukum tersebut "memperkuat stigma dan prasangka serta mendorong homophobia".

Berbagai kelompok hak LGBT telah mengutuk hukum tersebut.

Menurut para aktvis, UU ini melarang hampir semua bentuk ekspresi sentimen hak-hak gay.Pada tahun 2013, penyanyi Elton John mendesak Rusia untuk mengakhiri diskriminasi terhadap gay ketika tampil dalam konser di Moskow.

Penyanyi Inggris itu mengatakan dia sedih ketika mengetahui adanya hukum yang melarang "propaganda homoseksual" terhadap remaja.

Undang-undang kontroversial itu ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin dan menjadi sasaran protes ketika Rusia bersiap-siap menggelar Olimpiade Musim Dingin di Sochi tahun 2014.

Protes internasional saat itu antara lain diadakan di Melbourne, Australia. Pemrotes menyerukan kepada perusahaan-perusahaan multinasional yang menjadi sponsor Olimpiade Musim Dingin agar menyuarakan penentangan terhadap undang-undang di Rusia yang melarang 'propaganda homoseksual'.

Saat itu, protes juga berlangsung di New York, Paris, London dan Jerusalem.

Topik terkait

Berita terkait