Pesawat menteri pertahanan Rusia ‘dipepet’ jet tempur Nato

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Pesawat Nato tampak mendekati pesawat yang ditumpangi menteri pertahanan Rusia.

Sebuah pesawat tempur Nato terbang memepet sebuah pesawat Rusia yang membawa menteri pertahanan negara itu. Pesawat tempur Nato itu kemudian terbang menjauh setelah dihalau pesawat tempur pengaman Rusia.

Media Rusia melaporkan insiden itu terjadi di zona terbang internasional di atas Laut Baltik. Saat itu pesawat yang membawa menteri pertahanan Rusia, Sergei Shoigu itu hendak terbang menuju Kaliningrad, yang merupakan wilayah Rusia.

Nato menegaskan pihaknya menelisik tiga pesawat Rusia yang terbang tanpa memberi tahu identitas mereka.

Puluhan insiden serupa sudahterjadi beberapa tahun terakhir ini.

Nato dan Rusia berulang kali saling menyalahkan satu sama lain, terkait upaya untuk masuk diam-diam ke wilayah udara yang dinilai penting itu.

Awal minggu ini otoritas Amerika menyebut sebuah pesawat tempur Rusia terbang mendekat dengan jarak hanya 1,5 meter dari pesawat pengintai Amerika. Amerika menyebut aksi Rusia itu sebagai "pertemuan yang tidak aman," lagi-lagi di atas Laut Baltik.

Namun, Moskow mengklaim 'pendekatan' yang mereka lakukan karena pesawat Amerika telah melakukan manuver "provokatif".

Nato dituding anti-Rusia

Berdasarkan laporan sejumlah kanal berita Rusia yang reporternya berada dalam pesawat itu, pesawat tempur F-16 Nato terbang mendekati pesawat yang ditumpangi Menteri Pertahana Rusia, Sergei Shoigu, Rabu (21/06).

Para reporter menyatakan, setelah pesawat Nato mendekat, sebuah pesawat tempur Rusia, Su-27 terbang mengintervensi, mengisyaratkan kepada pesawat Nato bahwa pesawat Rusia dilengkapi senjata, dengan menaik-turunkan sayapnya.

Pesawat Nato lalu terbang menjauh, seperti tampak dalam potongan video yang kemudian ditayangkan.

Otoritas Nato menyatakan bahwa Rusia seharusnya "bisa mengonfirmasikan bahwa tiga pesawatnya, termasuk dua pesawat tempur akan terbang di atas Laut Baltik."

"Namun, karena pesawat itu tidak menyampaikan identifikasi siapa mereka atau merespon air traffic control, maka pesawat tempur Nato terbang mendekat untuk mengidentifikasi mereka. Ini prosedur standar. Nato tidak punya informasi siapa yang berada di dalam pesawat itu."

Pejabat Nato juga menegaskan pesawatnya tidak diusir atau dikejar oleh pesawat tempur Rusia.

Kaliningrad, tempat yang dituju Shoigu, adalah wilayah militer Rusia di Baltik.

Dalam pertemuan dengan komandan militer setempat, usai mendarat, menteri pertahanan Rusia menuding Nato meningkatkan aktivitas militernya di perbatasan barat Rusia.

Shoigu mencontohkannya lewat latihan militer yang telah dilakukan koalisi militer itu, yang melibatkan 10.000 tentara, 70 kapal tempur dan sejumlah pesawat tempur.

Dia menyebut latihan bersama itu memperlihatkan ketidaksukaan barat terhadap Rusia dan keengganan untuk menghapus sikap anti-Rusia.

Nato telah memperkuat kehadiran militer mereka di Polandia, Estonia, Latvia dan Lithuania, menyusul konflik Rusia-Ukraina 2014 silam.

Berita terkait