'Bom curah' dijatuhkan di desa kekuasaan ISIS

Peta Suriah

Sedikitnya 15 warga sipil meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam serangan udara di satu desa Suriah timur yang dikuasai kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS), kata para aktivis.

Para aktivis, lewat situs DeirEzzor24, melaporkan pesawat tempur yang identitasnya tidak diketahui menjatuhkan bom curah di Dablan, sekitar 20 kilometer dari kota Mayadin.

DeirEzzor24 melaporkan rumah milik seseorang yang tidak mempunyai kaitan dengan ISIS tampaknya menjadi sasaran serangan. Ditambahkannya sejumlah rumah di dekatnya juga dihancurkan.

Di antara korban meninggal dunia terdapat anak-anak dan perempuan. Ditambahkannya jumlah korban meninggal dunia diperkirakan akan bertambah karena sebagian dari korban luka berada dalam kondisi serius.

Peristiwa ini terjadi hanya dua hari setelah serangan koalisi pimpinan Amerika Serikat dilaporkan menewaskan 42 tahanan dalam serangan di penjara dekat dengan Mayadin.

Hak atas foto AFP
Image caption Konvoi kendaraan mengangkut kendaraan lapis baja dan amunisi, yang dilaporkan disuplai oleh koalisi pimpinan AS, tampak menuju kota di utara Raqqa.

Koalisi pimpinan AS membenarkan pihaknya menyerang "unsur-unsur komando dan kontrol ISIS" di wilayah itu pada Senin (26/06). Namun ditegaskannya bahwa serangan itu "direncanakan secara cermat" untuk mencegah jatuhnya korban sipil.

Sejauh ini koalisi pimpinan Amerika belum memberikan komentar terkait dugaan serangan yang terjadi pada Rabu ini (28/06). Angkatan Udara Rusia dan Suriah juga menerbangkan pesawat mereka di kawasan tersebut.

Mayadin, yang terletak di lembah sungai Eufrat, sudah sering menjadi sasaran serangan pesawat koalisi.

Para pejabat intelijen Amerika Serikat meyakini ISIS telah memindahkan sebagian besar pemimpinnya ke Mayadin ketika pasukan pemerintah Irak bergerak maju ke kota Mosul di Irak, sementara aliansi petempur Kurdi dan Arab dukungan Amerika mengepung Raqqa di Suriah.

Topik terkait

Berita terkait