Parlemen Jerman legalkan pernikahan sesama jenis

lgbt Hak atas foto AFP
Image caption Keputusan politik ini memberikan hak perkawinan penuh kepada kaum gay dan lesbian dan memungkinkan mereka untuk mengadopsi anak.

Mayoritas anggota parlemen Jerman menyetujui pernikahan sesama jenis, beberapa hari setelah Kanselir Angela Merkel menolak untuk memberikan suara.

Keputusan politik ini memberikan hak perkawinan penuh kepada kaum gay dan lesbian dan memungkinkan mereka untuk mengadopsi anak.

Partai politik yang merupakan lawan politik Angela Merkel mendukung penuh keputusan ini. Sebelumnya, Merkel mempersilakan anggota partainya untuk memilih, tetapi dirinya sendiri menentangnya.

Sebanyak 393 anggota parlemen Jerman menyetujui pernikahan sesama sejenis, dan 226 anggota lainnya menolaknya.

Dengan keputusan ini, maka Undang-undang pernikahan sejenis ini akan berlaku pada akhir tahun ini.

Politisi Partai Hijau dan juru bicara Federasi Lesbian dan Gay di Jerman, Volker Beck, mengatakan keputusan parkemen ini merupakan 'titik balik yang menggembirakan'.

"Kesetaraan dan hak-hak sipil telah tercapai," katanya.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Selama kampanye pilpres empat tahun silam, Merkel menentang pernikahan sesama jenis, karena alasan "kesejahteraan anak-anak" dan menyebut isu ini "menyulitkan" dirinya.

Selama kampanye pemilu empat tahun silam, Merkel menentang pernikahan sesama jenis, karena alasan "kesejahteraan anak-anak" dan menyebut isu ini "menyulitkan" dirinya.

Tetapi dalam sebuah acara yang digelar majalah perempuan "Brigitte" pada 26 Juni lalu, Merkel mengejutkan media Jerman dengan mengumumkan bahwa dirinya tidak menolak apabila partainya menyokong ide pernikahan sejenis.

Merkel berubah sikap?

Merkel, yang biasanya bersikap hati-hati, mengatakan bahwa dirinya telah mengalami "perubahan semacam pandangan hidup" setelah bertemu pendukungnya yang berlatar LGBT.

Dia mengaku menyaksikan pasangan lesbian yang merawat dan mengasuh delapan anak.

Hak atas foto DPA
Image caption Sebanyak 393 anggota parlemen Jerman menyetujui pernikahan sesama sejenis, dan 226 anggota lainnya menolaknya.

Ketika peristiwa itu tersebar di media sosial Twitter, para pendukungnya mengkampanyekan dukungan bagi legalisasi pernikahan sesama jenis.

Mereka kemudian menyebarkannya dengan hashtag #EheFuerAlle (MarriageForAll) dan memulai tuntutan agar segera digelar pemungutan suara.

Sebuah survei yang dilansir baru-baru ini mengungkapkan bahwa 83% orang Jerman mendukung pernikahan sesama jenis.

Sehari setelah Republik Irlandia memilih untuk melegalkan pernikahan sesama jenis pada Mei 2015, hampir setiap surat kabar Jerman membuat simbol pelangi di halaman depannya.

"Sudah waktunya, Nyonya Merkel" ungkap pemimpin Partai Hijau, Katrin Goering-Eckhart, saat itu.

Topik terkait

Berita terkait