Sekitar 28 orang terluka dalam insiden penembakan di AS

Arkansas. Hak atas foto EVN
Image caption Polisi menjaga lokasi kejadian penembakan di Arkansas.

Sedikitnya 25 orang terkena tembakan di sebuah klub malam di Arkansas Amerika Serikat, seperti disampaikan kepolisian setempat.

Tiga orang lainnya terluka karena terinjak-injak kerumuman orang yang keluar dari lokasi tersebut. Korban termuda disebutkan berusia 16 tahun.

Satu orang dalam kondisi kritis, kemudian stabil setelah ditangani tim medis, tetapi korban luka yang lain tidak terancam nyawanya. Korban termuda disebutkan berusia 16 tahun.

Saling tembak terjadi pada 02:30 waktu setempat pada sebuah konser, tetapi belum ada informasi lanjutan tentang tersangka.

Polisi mengatakan insiden itu tampaknya bukan terkait dengan terorisme.

"Kami tidak percaya bahwa insiden ini berkaitan dengan penembak aktif atau yang terkait dengan teror. Tampaknya perkelahian dalam sebuah konser," seperti disampaikan departemen polisi Little Rock.

Walikota Little Rock, Mark Stodola, mengatakan insiden itu terjadi karena adanya perselisihan antara penyokong klub malam Power Ultra Lounge, yang kemudian semakin memanas karena "adanya persaingan dan senjata".

"Saya ingin memastikan kepada publik bahwa ini bukan merupakan sebuah aksi terorisme, tetapi sebuah tragedi... itu tampaknya bukan sebuah penembakan yang direncanakan," kata Stodola kepada wartawan.

Dia mengatakan seluruh korban luka dalam insiden tersebut diperkirakan akan selamat.

Kepala polisi Little Rock Kenton Buckner mengatakan otoritas menyelidiki apakah ada persaingan jangka panjang antar geng yang menyebabkan insiden tersebut.

Agen khusus dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Ledakan juga mendampingi polisi lokal.

Berita terkait