Ingin ledakkan diri di konser Elton John, remaja Inggris dihukum seumur hidup

Haroon Syed Hak atas foto Metropolitan Police
Image caption Haroon Syed ditangkap setelah berupaya membeli bahan peledak dari seseorang yang ternyata adalah agen rahasia yang tengah menyamar.

Pengadilan di Inggris hari Senin (03/07) menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap seorang remaja yang berencana meledakkan diri di konser bintang pop Elton John di London untuk memperingati serangan 11 September.

Haroon Syed, demikian nama remaja berusia 19 tahun tersebut, kepada seseorang yang ia kenal di media sosial mengatakan ia ingin mendapatkan senapan mesin dan rompi bom.

Seseorang yang ia kontak tersebut adalah agen rahasia Inggris yang menyamar sebagai anggota sel militan. Syed mengakui dakwaan menyiapkan serangan teror dan menyesal telah mendukung ideologi ekstrem.

Selama sidang digelar terungkap bagaimana sikap Syed berubah sejak akhir 2014, bersamaan dengan dukungan yang makin besar dari kelompok radikal di Inggris terhadap kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Saat kasusnya diselidiki, aparat mendapatkan petunjuk bahwa Syed melalukan pencarian di internet untuk mencari justifikasi serangan terhadap warga sipil.

Salah satu pencarian yang ia lakukan antara lain: 'bagaimana saya tidak sedih (setelah mendengar bahwa) Inggris membunuh orang-orang yang tidak bersalah di Suriah'.

Hak atas foto Julia Quenzler
Image caption Haroon Syed mengakui menyiapkan serangan teror dan mengaku menyesal telah mengadopsi pandangan yang ekstrem.

Ketika ia ditangkap pada September 2016, aparat bertanya kata sandi yang ia pakai dan ia menjawab, "ISIS."

Syed menjadi radikal 'setelah mendapat pengaruh dari anggota-anggota kelompok yang dilarang Al Muhajirun'.

Hakim memerintahkannya untuk menjalani hukuman minimal selama 16,5 tahun.

Tahun lalu, saudara Syed dihukum seumur hidup karena berencana memenggal seseorang di hari untuk memperingati jasa-jasa pahlawan di Inggris.

Topik terkait

Berita terkait