Saudi akan terapkan sanksi baru untuk Qatar

Qatar Hak atas foto AFP/GETTY IMAGES
Image caption Saudi Arabia, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab memutuskan Qatar in June

Empat negara yang memboikot Qatar menggambarkan penolakan Doha terhadap permintaan mereka sebagai sebuah ancaman bagi keamanan regional.

Dalam sebuah pernyataan bersama, Arab Saudi , Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab juga memperingatkan akan menerapkan langkah baru bagi Qatar.

Empat negara-negara itu memutuskan hubungan dengan Qatar pada Juni lalu, dengan tuduhan mendukung kelompok jihadis.

Qatar- yang pada awal pekan ini menolak ultimatum blok yang didukung Saudi - membantah tuduhan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson akan mengunjungi Kuwait, yang memediasi Krisis Teluk, pada Senin (10/07) mendatang.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis (06/07), Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab mengatakan penolakan Qatar terhadap 13 permintaan mereka "menunjukkan niatnya untuk melanjutkan kebijakannya, yang bertujuan untuk mendestabilisasi keamanan di wilayah".

Mereka juga mengancam akan mengeluarkan kebijakan politik dan ekonomi baru terhadap kerajaan kecil di Teluk ini, tanpa menyampaikan secara detail.

Pemintaan blok negara-negara ini antara lain meminta Qatar untuk menutup saluran Al Jazeera dan mengurangi hubungan dengan Iran, dan juga menangani para individu yang dicari atas kasus terorisme dan menyesuaikan diri secara politik dan ekonomi dengan Dewan Kerja Sama Teluk GCC.

Hak atas foto EPA
Image caption Negara-negara Arab meminta Qatar menutup jaringan media Al Jazeera.

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menggambarkan pemutusan hubungan dengan negaranya sebagai "sebuah agresi dan penghinaan yang terbuka".

"Jawaban terhadap ketidaksepakatan kami terhadap blokade dan ultimatum, yaitu dialog dan alasan," kata dia pada awal pekan ini.

Negara kecil yang kaya akan minyak dan gas ini bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya yang mencapai 2,7 juta jiwa.

Dan perbatasan daratnya telah ditutup, jadi bahan pangan harus diangkut dengan kapal atau pesawat terbang. Thani mengatakan kondisi ini dapat dipertahankan "tanpa batas waktu".

Bagaimana krisis Qatar terjadi?

5 Juni: Sejumlah negara Arab termasuk Aran Saudi dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, dengan tuduhan mendestabilisasi wilayah. Kebijakan itu termasuk menutup wilayah udara dan untuk pesawat milik maskapai Qatar Airways.

8 Juni: Qatar bersumpah "tidak akan menyerahkan" kebebasan kebijakan luar negerinya ditengah seruan AS agar negara-negara Teluk bersatu.

23 Juni: Qatar diberikan waktu 10 hari untuk memenuhi 13 tuntutan termasuk menutup jaringan media Al Jazeera, menutup pangkalan militer Turki, memutuskan hubungan dengan Ikhwanul Muslimin dan mengurangi hubungan diplomatik dengan Iran.

1 Juli: Menteri Luar Negeri Qatar mengatakan negara itu menolak permintaan tersebut, tetapi siap untuk berdialog dalam situasi yang tepat.

3 July: Arab Saudi dan sekutunya memperpanjang masa batas waktu 48 jam pada Qatar untuk menerima tuntutan mereka.

Berita terkait