KTT G20 di Hamburg berlangsung di tengah kerusuhan

Trump dan Merkel Hak atas foto Reuters
Image caption Presiden Trump disambut oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel dalam pembukaan KTT G20.

KTT G20 tahun ini dibuka di Hamburg, Jerman, dengan mengusung beberapa agenda, termasuk perdagangan, perpindahan penduduk dan perubahan iklim.

Konferensi tingkat tinggi ini diperkirakan akan diwarnai perbedaan tajam dalam masalah-masalah tersebut dan juga mengenai langkah yang akan ditempuh terhadap Korea Utara.

Adapun pertemuan yang paling ditunggu-tunggu adalah pertemuan resmi pertama antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Unjuk rasa rusuh

Ketika para pemimpin dari negara-negara peserta hadir di lokasi pertemuan pada Jumat (07/07), demonstrasi terus dilangsungkan di berbagai sudut Hamburg.

Bentrokan kembali terjadi antara polisi dan kelompok pengunjuk rasa yang melemparkan bom molotov dan membakar mobill-mobil polisi di Distrik Altona.

Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang pengunjuk rasa diangkat secara paksa oleh polisi karena memblokir jalan menuju lokasi KTT G20.
Hak atas foto ARMANDO BABANI/EPA
Image caption Kendaraan lapis baji membersihkan barikade yang dipasang oleh pemrotes.

Peristiwa tersebut terjadi menyusul kerusuhan semalam (06/06) ketika pemrotes antikapitalis bentrok dengan polisi. Setidaknya 76 polisi mengalami luka-luka.

Di bagian lain di Hamburg, aparat keamanan menggunakan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa yang memblokir jalan menuju gedung pertemuan.

Kepolisian Jerman menerjukan sekitar 20.000 personel untuk mengamankan pertemuan dan menjaga ketertiban.

Hak atas foto PATRIK STOLLARZ/AFP
Image caption Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba di Hamburg pada Kamis (06/07).

Kelompok G20 terdiri dari 19 negara, baik negara maju maupun berkembang, ditambah dengan Uni Eropa.

Kesembilan belas negara itu adalah Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Inggris Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan dan Turki.

Topik terkait

Berita terkait