'Pasukan ISIS di Mosul segera ambruk', lapor televisi Irak

mosul Hak atas foto AHMAD AL-RUBAYE/AFP
Image caption Seorang anggota kepolisian Irak, yang diterjunkan untuk merebut kembali Kota Mosul, mengibarkan bendera Irak dengan latar kota yang luluh-lantak.

Pertahanan terakhir kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Kota Mosul, Irak akan segera ambruk dan pasukan Irak akan menguasai sepenuhnya kota tersebut, demikian diumumkan televisi pemerintah Irak.

Hanya tinggal beberapa meter lagi kawasan kota tua Mosul akan dikuasai oleh pasukan Irak, demikian sejumlah laporan menyebutkan.

Sejumlah pasukan keamanan Irak terlihat menari-nari di jalan-jalan yang rusak di kawasan barat kota itu, walaupun otoritas keamanan Irak belum mengkonfirmasi klaim penguasaan kembali Kota Mosul dari ISIS.

Sekelompok warga sipil telah muncul dari puing-puing bangunan yang hancur akibat perang, walaupun dilaporkan pertempuran secara sporadis di beberapa titik di kawasan kota tua masih terjadi.

Hak atas foto AHMAD AL-RUBAYE/AFP
Image caption Sejumlah pasukan keamanan Irak terlihat menari-nari di jalan-jalan yang rusak di kawasan barat kota Mosul.

Namun demikian, seperti dilaporkan televisi pemerintah Irak, deklarasi kemenangan atas penguasaan kembali Mosul akan segera terjadi.

Pasukan Irak, yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS, telah mencoba merebut kembali kota tersebut sejak 17 Oktober tahun lalu sejak diduduki oleh ISIS.

Ribuan pasukan keamanan Irak, pejuang Peshmerga Kurdi, kelompok pasukan Sunni Arab dan milisi Syiah, dan didukung oleh pesawat tempur koalisi pimpinan AS, terlibat dalam pertempuran untuk merebut kembali Mosul sejak sembilan bulan lalu.

Hak atas foto AHMAD AL-RUBAYE/AFP
Image caption Pasukan keamanan Irak memamerkan bendera ISIS yang diangkat secara terbalik.

Pada Januari lalu, Pemerintah Irak telah mengumumkan bahwa mereka telah "membebaskan" kawasan timur Kota Mosul, namun mereka mengakui upaya pembebasan kawasan barat kota itu lebih sulit dilakukan.

Salah-satu tantangan yang dihadapi adalah jalan-jalan sempit dan berliku di kawasan timur Mosul.

PBB: 100.000 orang ditahan ISIS

Sebelumnya, PBB telah memperingatkan bahwa ISIS kemungkinan telah menahan lebih dari 100.000 orang di kota tersebut, yang digunakan sebagai tameng.

Pada Oktober lalu, tentara Irak mengatakan ada sekitar 6.000 anggota kelompok militan ISIS di kota itu, dan sekitar 300 orang anggotanya masih bertahan.

Sejak 2014 lalu, sekitar 900.000 orang warga kota itu. Jumlah ini diduga merupakan separoh dari jumlah keseluruhan warga Mosul sebelum perang, kata lembaga donor internasional.

Pada Juni lalu, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan bahwa penghancuran masjid kuno di kota Mosul adalah simbol "kekalahan" ISIS.

Berita terkait