Atasi blokade di Qatar, sapi perah diterbangkan dari Jerman

Sapi Hak atas foto Reuters

Qatar mendatangkan sapi perah Holstein dari Jerman dengan menggunakan pesawat udara di tengah blokade yang diterapkan oleh sejumlah negara Teluk di bawah pimpinan Arab Saudi.

Pengiriman tahap pertama terdiri dari 165 ekor sapi perah Holstein dari total sekitar 4.000 ekor sapi yang akan diimpor.

Sapi tersebut diangkut dengan menggunakan pesawat kargo Qatar Airways dari Jerman lewat Budapest pada Selasa (11/07). Setibanya di Qatar, sapi ternak itu langsung dibawa ke peternakan susu yang baru dan khusus dibangun untuk sapi-sapi tersebut.

Perusahaan Qatar, Power International, adalah pihak yang membeli sapi perah itu.

Menurut bosnya, Moutaz al-Khayyat, sebagaimana dikutip Bloomberg, begitu semua sapi tiba di Qatar, maka produksi susu dari peternakan tersebut ditaksir dapat memenuhi sekitar 30% dari total keperluan susu dan produk susu negara itu.

Blokade angkutan

Produk akan dijual berdasarkan merek susu baru yang diluncurkan oleh al-Khayyat.

Hak atas foto Reuters
Image caption Qatar berusaha mencari pemasok baru untuk memenuhi kebutuhan pokok penduduknya.

Blokade udara, darat dan laut yang diberlakukan menyebabkan kekacauan roda perekonomian di Qatar selama lima minggu terakhir.

Enam negara-negara Arab; Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, Libia dan Yaman menuduh Qatar mendukung terorisme dan kelompok-kelompok militan namun pemerintah Qatar menepis tegas tudingan itu.

Selama ini Qatar tergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pokok 2,7 juta penduduknya.

Hak atas foto Reuters
Image caption Para pekerja bekerja di sebuah pabrik produk susu di Doha, Qatar. Sebagian besar produk susu yang dijual di negara itu berasal dari impor.

Sejumlah negara yang menerapkan blokade terhadap Qatar sudah berjanji akan menempuh langkah-langkah baru setelah Qatar menolak memenuhi syarat-syarat yang diajukan untuk mengakhiri sanksi, di antaranya mengurangi hubungan dengan Iran.

Sebelum blokade, sebagian besar produk susu yang dijual di Qatar berasal dari impor dengan melalui jalan darat dari Arab Saudi.

Kini Qatar berusaha mencari rute perdagangan baru dan juga mencari pamasok makanan, termasuk impor yogurt dari Turki, dan makanan kering dari Maroko serta Iran.

Topik terkait

Berita terkait