Direktur Komunikasi Trump dipecat setelah 10 hari menjabat

Anthony Scaramucci - 25 July Hak atas foto AFP
Image caption Scaramucci adalah sosok kontroversial yang dalam sepekan jabatannya sudah mengakibatkan tergusurnya dua pejabat penting Gedung Putih.

Direktur komunikasi Gedung Putih Anthony Scaramucci dipecat hanya sekitar sepekan saja setelah duduk di jabatannya.

Mantan pebisnis Wall Street itu dihujani kritik karena menelpon seorang wartawan untuk menyampaikan omelan makian kasar tentang rekan-rekan sejawatnya sendiri.

Pengangkatan Scaramucci sendiri telah memakan korban: Kepala staf Gedung Putih, Reince Priebus dan juru bicara Gedung Putih Sean Spicer, yang tergusur atau mundur setelah Scaramucci dilantik.

Pemecatan Scaramucci diputuskan oleh Jenderal John Kelly, Kepala Staf Gedung Putih yang baru disumpah pada hari Senin.

Presiden juga tidak senang dengan kinerja Scaramucci, Gedung Putih menegaskan.

Juru bicara Trump, Sarah Sanders, mengatakan bahwa presiden tersebut menganggap pernyataan Scaramucci kepada wartawan tentang sejawatnya di Gedung Putih "tidak pantas untuk seseorang dalam posisi itu."

Setelah dicopot, Scaramucci sejauh ini belum diberi pos lain di Gedung Putih, dia menambahkan.

Hak atas foto TJ KIRKPATRICK FOR THE WALL STREET JOURNAL
Image caption Reince Preibus dan Anthony Scaramucci, dalam foto yang menjadi bahan telaah para ahli bahasa tubuh, tentang perseteruan kedua orang dekat Donald Trump ini.

Pada pagi hari sebelum pemecatan ini, Presiden Donald Trump mencuit tentang angka tenaga kerja dan upah, dan menegaskan bahwa "Tidak ada kekacauan WH (White House)," untuk menepis laporan tentang pertempuran di antara para staf Gedung Putih.

Dalam masa pendek jabatannya, Scaramucci sesumbar bahwa atasannya adalah langsung presiden, bukan kepala stafnya.

Kepala Staf Presiden, Jenderal Kelly, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri keamanan dalam negeri, dilantik pada hari Senin pagi di Gedung Putih.

Jumat lalu, Kepala Staf lama, Reince Priebus mengundurkan diri setelah Scaramucci memposting dan kemudian menghapus sebuah cuitan yang banyak ditafsirkan sebagai tuduhan dan ancaman terhadap Priebus.

Scaramucci juga menelpon seorang wartawan untuk mengumpat Priebus yang disebutnya sebagai 'seorang penderita skizofrenia yang paranoid' dan menuduhnya membocorkan informasi ke media.

Dalam percakapan telepon yang direkam itu, dia juga melontarkan pernyataan vulgar tentang kepala ahli strategi Steve Bannon.

Scaramucci saat itu juga menegaskan akan memecat setiap anggota tim komunikasi Gedung Putih, sebagai bagian dari apa yang disebutnya sebagai perang suci terhadap 'para pembocor.'

Hak atas foto Reuters
Image caption Jenderal John Kelly (kiri) ditunjuk mengganti Reince Priebus (kanan) yang jadi bulan-bulanan direktur komunikasi baru Trump, Anthony Scaramucci., yang kemudian dipecat

Dalam setengah tahun pertama ini, pemerintahan Trump sudah didera oleh berbagai pengunduran diri dan pemecatan para pejabat elit, terutama terkait penyelidikan atas keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden yang menguntungkannya.

Sebelum pemecatan Scaramucci dan pengunduran diri Reince Preibus, penasihat keamanan nasional Michael Flynn dipaksa mundur hanya 23 hari setelah menjabat.

Presiden Trump juga telah memecat Direktur FBI James Comey terkait penyelidikan perkara Rusia, Jaksa Agung Sally Yates terkait kebjakan imigrasi, dan jaksa federal Preet Bharara yang tak mau mengangkat telepon dari Trump karena dianggapnya tak wajar.

Jaksa Agung sekarang, Jeff Sessions, yang jabatannya belum lagi enam bulan, juga terancam setelah Trump mengecamnya .

Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer mengundurkan diri saat Anthony Scaramucci diangkat.

Berita terkait