Hampir 500 terdakwa diadili di Turki dalam kasus kudeta yang gagal

Terdakwa kudeta Hak atas foto ADEM ALTAN/AFP
Image caption Para terdakwa dikawal ketat ketika memasuki ruang sidang pada Selasa (01/08).

Hampir 500 orang yang ditangkap setelah kudeta yang gagal di Turki tahun lalu, diadili di ruang yang secara khusus dibuat untuk sidang ini di luar ibu kota negara itu, Ankara.

Sebagian di antara mereka, dengan tangan diborgol, disoraki ketika dibawa masuk ke ruang sidang dengan kawalan polisi dan pengawal bersenjata di bawah sorotan kamera televisi. Para pemrotes yang ada di pengadilan meneriakkan yel-yel, "Kami menuntut hukuman mati!"

Materi sidang kali ini dipusatkan pada peristiwa yang terjadi di sekitar pangkalan udara Akinci yang disebut sebagai pusat komando dalang-dalang kudeta.

Pada Juli 2016, perintah disebut-sebut dikeluarkan dari pangkalan udara Akinci, barat laut dari Ankara, untuk mengebom gedung parlemen bersamaan dengan upaya pasukan militer menggulingkan Presiden Erdogan.

Hak atas foto AFP
Image caption Sebagian pemrotes mempunyai anggota keluarga yang meninggal dunia atau mengalami luka-luka dalam kudeta yang gagal.

Di antara dakwaan yang dihadapi para terdakwa adalah upaya membunuh presiden hingga dakwaan pembunuhan.

Sidang yang digelar pada Selasa (01/08) merupakan sidang terbesar terkait dengan upaya kudeta tahun lalu. Mereka yang dinyatakan bersalah diperkirakan akan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Sejumlah pemrotes menggelar aksi sebelum sidang dimulai. Sebagian dari mereka mempunyai anggota keluarga yang meninggal dunia atau mengalami luka dalam upaya kudeta dan meluapkan kemarahan kepada terdakwa.

Bungkam perbedaan

Di antara hampir 500 orang yang diadili adalah ulama Turki yang tinggal di Amerika Serikat, Muhammed Fethullah G├╝len, terdakwa utama dalam kasus ini. Ia disidangkan in absentia. Ia selalu membantah terlibat dalam kudeta yang gagal tahun lalu.

Terdakwa lainnya, Adil Oksuz, seorang dosen agama yang dituduh sebagai salah seorang otak kudeta dan Kemal Batmaz, seorang pengusaha yang dituduh membantu Oksuz.

Hak atas foto AFP
Image caption Terdakwa menghadapi berbagai dakwaan mulai dari upaya pembunuhan presiden hingga pembunuhan.

Setelah kudeta yang gagal tersebut, ribuan orang ditangkap, banyak di antara mereka dicurigai mempunyai kaitan dengan Gulen.

Pihak-pihak yang menentang Presiden Erdogan mengatakan ia menggunakan periode pembersihan setelah kudeta untuk membungkam perbedaan politik.

Topik terkait

Berita terkait