Mengapa Apple memutuskan patuh pada 'sensor' di Cina?

Tim Cook Hak atas foto Getty Images
Image caption Bos Apple Tim Cook mengatakan pihaknya memilih untuk tidak menghapus aplikasi.

Bos Apple Tim Cook membela keputusan perusahaannya untuk mematuhi tuntutan pemerintah Cina dalam menghapus perangkat lunak VPN dari App Store.

Virtual Private Networks (VPN) seringkali digunakan untuk menghindari penyensoran dan pengawasan di negara-negara yang ketat membatasi penggunaan internet.

Perusahaan ini mendapat banyak kritikan karena menghapus beberapa aplikasi VPN, dan dituduh 'membantu upaya penyensoran Cina.'

Apple menuturkan pihaknya tidak sepakat dengan posisi Cina namun mereka harus mematuhi aturan di negara tersebut.

"Jelas kami memilih untuk tidak menghapus aplikasi tersebut," kata CEO Apple Tim Cook pada hari Selasa (1/8).

"Tapi seperti yang kami lakukan di negara-negara lain, kami mengikuti aturan hukum di manapun kami berbisnis.

Cook membandingkannya dengan pertarungan hukum di AS tahun lalu yang saat Apple menolak untuk membantu FBI membuka iPhone milik seorang teroris yang telah tewas.

"Ini sangat berbeda, "katanya.

"Dalam kasus AS, undang-undang di AS mendukung kami. Sangat jelas. Dalam kasus di Cina, undang-undang tersebut juga sangat jelas di sana. Seperti kami jika AS mengubah undang-undang di sini, kami akan mematuhinya dalam kedua kasus tersebut. "

Langkah yang paling drastis

Para aktivis serta warga biasa di Cina telah menemukan cara untuk menggali konten yang 'dipermasalahkan' dan dipantau secara ketat di negara Tembok Besar tersebut.

Untuk mengoperasikan layanan VPN di negara ini, berbagai perusahaan harus mengantongi izin dari pihak berwenang Cina.

Penjualan Apple didorong oleh pertumbuhan layanan.

Mereka yang tidak memiliki izin, seperti ExpressVPN, dihapus dari App Store Apple.

"Kami kecewa atas perkembangan ini, karena ini merupakan langkah paling drastis yang diambil pemerintah Cina untuk memblokir penggunaan VPN sampai saat ini," kata ExpressVPN dalam sebuah unggahan blog.

"Kami khawatir melihat Apple membantu langkah penyensoran Cina. ExpressVPN mengecam keras langkah-langkah ini, yang mengancam kebebasan berpendapat dan kebebasan masyarakat sipil."

Cook mengatakan Apple menyatakan perlawanan atas penghapusan aplikasi tersebut lewat saluran-saluran yang 'tepat.'

"Kami yakin untuk bekerjasama dengan pemerintah bahkan di saat kami tidak setuju," katanya.

"Dalam kasus tertentu ini, kami berharap dari waktu ke waktu akan terjadi pelonggaran, karena inovasi membutuhkan kebebasan untuk berkolaborasi dan berkomunikasi."

Pernyataan Cook ini disampaikan dalam pengumuman laba kuartal perusahaan itu. Perusahaan yang berjaya di hampir seluruh negara di dunia ini, terus berjuang di Cina karena pendapatan mereka turun sebanyak 10% dibandingkan dengan tahun lalu.

Topik terkait

Berita terkait