Dari jubir hingga kepala staf, mereka yang dipecat oleh Presiden Trump

Anthony Scaramucci. Hak atas foto Reuters
Image caption Scaramucci sesumbar bahwa atasannya langsung adalah presiden bukan kepala staf.

Anthony Scaramucci adalah korban terbaru dari pemerintahan Trump di Gedung Putih, dan memecahkan rekor sebagai orang yang menduduki jabatan puncak dalam waktu tersingkat: ia dipecat 10 hari setelah diumumkan sebagai direktur komunikasi.

Namun tentu saja, ada deretan panjang orang-orang di belakangnya yang sudah dipecat atau disingkirkan dari posisi mereka oleh Presiden Trump.

Dan inilah rincian apa saja yang mereka lakukan, dan mengapa mereka didepak, dimulai dengan Anthony Scaramucci yang dijuluki "The Mooch".


Anthony Scaramucci, direktur komunikasi - 31 Juli

Mantan pebisnis Wall Street itu telah mengenal Presiden Trump selama bertahun-tahun, dan habis-habisan membela sang presiden dalam berbagai wawancara di televisi.

Meski ia tidak lama mengemban tugas, namun dirinya menjadi pusat sorotan.

Dalam cuitannya, ia menuduh Kepala Staf lama Reince Priebus bertanggung jawab atas kebocoran informasi Gedung Putih (cuitannya itu kemudian dihapus), sekaligus melontarkan ancaman.

Scaramucci lalu menyerang Priebus dan penasihat senior Presiden Trump Steve Bannon dengan kata-kata kasar dalam percakapan di telepon dengan seorang reporter dari majalah New Yorker.

Mengapa ia dipecat?

Meski ia sesumbar atasan langsungnya adalah presiden, perilaku serampangan Scaramucci mungkin akan membuatnya tak bisa mendapat jabatan apa pun di seputar kepala staf baru Presiden Trump - pensiunan jenderal John Kelly.

Pengunduran diri Scarantocci diumumkan beberapa jam setelah Kelly dilantik untuk mengganti Priebus.

Pihak Gedung Putih mengatakan Trump yakin komentar-komentar yang dilontarkan Scarantocci "tidak pantas".

Masa jabatan?

Sepuluh hari. (Meskipun tanggal mulai resminya adalah 15 Agustus - jadi mungkin masa jabatannya justru minus 15 hari.)


Reince Priebus, Kepala Staf - 28 Jui

Mantan ketua Komite Nasional Partai Republik tersebut adalah salah satu dari sedikit veteran Washington yang mendapat peran penting dalam pemerintahan Trump di Gedung Putih, namun ia tidak tegas menunjukkan wibawanya.

Hak atas foto Reuters
Image caption Priebus dianggap tidak tegas selama menjalankan tugasnya di Gedung Putih.

Ia berjuang dengan persaingan kekuasaan dalam sebuah pemerintahan di mana putri Trump, Ivanka, dan menantu laki-lakinya, Jared Kushner, memainkan berbagai peran kunci.

Scaramucci direkrut meskipun tampaknya ketika ia berselisih dan menghina Priebus tidak ada campur tangan dari presiden.

Mengapa ia dipecat?

Presiden Trump kehilangan kepercayaan pada dirinya dan jelas menginginkan perubahan di Gedung Putih, dengan memilih seorang jenderal untuk menggantikan Priebus yang terlihat lemah.

Pengumuman tersebut juga muncul saat Republik gagal dalam upaya mereka mencabut Obamacare di Senat.

Masa jabatan?

Enam bulan.

Sean Spicer, sekretaris pers - 21 Juli

Hak atas foto AFP
Image caption Nama Sean Spicer sempat menjadi nama tenar di Gedung Putih.

Spicer mulai terkenal dengan jabatannya sebagai sekretaris pers Gedung Putih setelah melakukan pembelaan soal klaim jumlah kerumunan orang yang menghadiri pelantikan Presiden Trump.

Sejalan dengan tugasnya di belakang podium, ia - sekretaris pers yang luar biasa - namanya tenar, dan diparodikan di acara Saturday Night Live.

Mengapa ia mundur?

Tidak seperti pejabat-pejabat lainnya yang ada dalam daftar orang yang dipecat, Spicer mundur secara baik-baik.

Ia mengundurkan diri setelah Scaramucci ditunjuk untuk menjalankan tugas yang sebagian ia lakukan, dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin ada "terlalu banyak koki di dapur".

Sarah Huckabee Sanders juga telah mengambil alih banyak peran Spicer dalam melakukan konferensi pers.

The New York Times melaporkan bahwa Spicer dengan 'berapi-api' menunjukkan ketidaksetujuannya atas pengangkatan Scaramucci, yang ia yakini sebagai sebuah 'kesalahan besar.'

Masa jabatan?

Enam bulan.

James Comey, Direktur FBI - 9 Mei

Hak atas foto Getty Images
Image caption Direktur FBI James Comey terjebak dalam kontroversi politik sejak Oktober 2016.

Comey memainkan peran dramatis dan kontroversial pada tahap akhir pemilihan presiden saat ia mengumumkan, seminggu sebelum pemungutan suara, bahwa FBI telah membuka kembali penyelidikan tentang server email pribadi Hillary Clinton.

Ia awalnya dikritik oleh Demokrat karena mengumumkan penyelidikan pada saat yang tidak tepat, lalu seminggu kemudian dikecam Partai Republik karena mengatakan bahwa Clinton tak akan dipidanakan.

Tapi Trump sangat memuji direktur FBI ini, dengan mengatakan bahwa ia "sangat berani dalam mengumumkan penyelidikan itu" dan bahwa ia telah "mengembalikan reputasinya". Ia mencium Comey di Gedung Putih.

Namun Presiden tak lagi terlalu menghargainya saat direktur FBI ini memimpin penyelidikan dugaan hubungan antara kampanye Trump dan Rusia.

Mengapa ia dipecat?

Pemerintahan Trump pertama-tama mengklaim bahwa penanganan Comey atas penyelidikan email Clinton membuatnya tidak dapat lagi memimpin biro tersebut dan bahwa Trump telah bertindak atas dasar rekomendasi wakil jaksa agung.

Namun Trump segera membantahnya, dalam sebuah wawancara TV Trump menyebutnya sebagai seorang "pemain panggung."

Lalu terungkap bahwa Trump mengatakan kepada para pejabat Rusia bahwa pemecatan Comey meringatkan 'beban berat' yang dipikulnya selama ini

Masa jabatan?

Tiga tahun, delapan bulan. Kurang dari empat bulan dari masa jabatan kepresidenan Trump.

Michael Flynn, penasihat keamanan nasional, 14 Februari

Hak atas foto Reuters
Image caption Michael Flynn menjadi penasehat keamanan nasional tersingkat dalam sejarah.

Secara teknis, Michael Flynn mengundurkan diri, tapi ia diminta melakukannya oleh presiden. Pengunduran dirinya menyusul terungkapnya skandal bahwa ia memperdaya para pejabat Gedung Putih, termasuk wakil presiden, atas kontaknya dengan duta besar Rusia Sergei Kislyak.

Flynn dikatakan telah membahas sanksi AS terhadap Rusia dengan dubes Rusia Kislyak sebelum Trump menjabat.

Trump diberitahu tentang kemungkinan bahwa Flynn jadi rentan pemerasan, karena Moskow tahu ia berbohong, tapi 18 hari berlalu sebelum presiden memecatnya, memunculkan pertanyaan tentang apa yang sesungguhnya diketahui presiden dan kapan.

Mengapa ia dipecat?

Bagi warga negara biasa melakukan diplomasi atas nama negara AS adalah tindakan ilegal, dan Flynn dikatakan telah berbohong tentang kontaknya dengan Kislyak. Tidak ada pertanyaan mengapa ia harus mundur. Yang menjadi pertanyaan di sini adalah, mengapa butuh waktu begitu lama untuk memecatnya?

Sekretaris pers Gedung Putih Sean Spicer mengatakan bahwa presiden memerlukan waktu untuk menyelidiki Flynn dan menetapkan kesalahannya, namun skandal tersebut memicu spekulasi tajam mengenai apa yang diketahui Presiden tentang kontak Flynn dengan Kislyak.

Masa jabatan?

23 hari.

Sally Yates, pejabat sementara jaksa agung, 31 Januari

Hak atas foto Reuters
Image caption Yates memperingatkan Gedung Putih bahwa Flynn rentan terhadap pemerasan yang dilakukan Rusia.

Presiden memecat Sally Yates setelah ia mempertanyakan legalitas larangan masuk yang diterapkan Trump terhadap tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim. Yates, yang ditunjuk oleh Barack Obama, yakin bahwa itu adalah tindakan diskriminatif terhadap umat Islam, dan memerintahkan para pengacara departemen kehakiman untuk tidak melaksanakan perintah eksekutif presiden.

Akibatnya dalam waktu beberapa jam ia dipecat.

Mengapa ia dipecat?

Dalam pernyataannya Gedung Putih mengatakan Yates telah "mengkhianati Departemen Kehakiman dengan menolak untuk melaksanakan ketetapan hukum yang dirancang untuk melindungi warga Amerika Serikat". Mereka juga menggambarkan Yates "lemah dalam soal perbatasan dan sangat lemah dalam hal imigrasi ilegal".

Namun Yates juga yang memberi tahu penasihat Gedung Putih bahwa Michael Flynn telah memperdaya wakil presiden soal komunikasinya dengan Duta Besar Kislyak dan menimbulkan risiko pemerasan oleh Rusia.

Pemecatan presiden terhadap pejabat di era Obama yang telah secara terbuka menentangnya tentu saja kurang kontroversial dibanding pemberhentian Comey, namun tetap mendapat kritik keras dari Demokrat, yang mengatakan bahwa Yates telah melakukan tugasnya dengan baik dalam menangani larangan perjalanan.

Masa jabatan?

10 hari.

Preet Bharara, jaksa federal New York, 11 Maret

Hak atas foto EPA
Image caption Preet Bharara awalnya diminta, usai pemilihan umum, untuk tetap menduduki jabatannya.

Bukan hal yang istimewa jika jaksa yang ditunjuk oleh pemerintahan sebelumnya diganti saat Gedung Putih berpindah tangan, namun Preet Bharara yang sangat dihormati telah diberitahu secara khusus oleh pemerintahan Trump bahwa ia akan terus menjabat sebagai jaksa.

Bharara telah membangun reputasinya sebagai "Sheriff Wall Street" setelah melakukan sejumlah penuntutan agresif terhadap para pebisnis.

Pada saat pemecatannya, ia tengah menangani sejumlah kasus yang melibatkan tokoh-tokoh penting, termasuk penyelidikan terhadap dana kampanye Walikota New York City Bill de Blasio dan tuduhan pelecehan seksual di stasiun televisi favorit Trump Fox News.

Mengapa ia dipecat?

Bharara adalah satu dari 46 jaksa yang diminta untuk mengundurkan diri dari pemerintahan Trump, dengan alasan bahwa ini adalah bagian dari perubahan biasa dalam lingkungan jaksa.

Tapi ada spekulasi di kalangan Demokrat dan yang lainnya bahwa yurisdiksi Bahara, yang antara lain mencakup Trump Tower, mungkin jadi perhatian presiden. Beberapa hari sebelum dipecat, tiga tim kode etik menulis surat terbuka yang meminta Bharara untuk menyelidiki apakah perusahaan Trump yang berada di wilayah hukumnya telah menerima pembayaran dari luar negeri.

Sementara itu, sebuah penyelidikan ProPublica mengungkapkan bahwa Bharara sedang menangani penyelidikan perdagangan saham oleh menteri kesehatan Trump yaitu Tom Price.

Tiga senator Demokrat menyurati jaksa agung Jeff Sessions yang memintanya untuk menyelidiki pemecatan Bharara.

Masa jabatan?

Tujuh tahun, tujuh bulan. Kurang dari bulan di antaranya di masa pemerintahan Trump.

Paul Manafort, manajer kampanye Trump, 19 August 2016

Hak atas foto Getty Images
Image caption Berbagai pertanyaan timbul atas hubungan Paul Manafort dengan kepentingan Rusia.

Paul Manafort, seorang operator politik Partai Republik kawakan, seharusnya menangani kekisruhan di sekitar Trump, namun akhirnya terpuruk. Ia dipecat setelah lima bulan terlibat dalam kampanye Trump, tiga bulan menduduki sebagai ketua kampanye.

Mengapa ia dipecat?

Tim kampanye Trump tidak memberi alasan atas pengunduran diri Manafort, mereka hanya memberi ucapan selamat dalam pernyataannya.

Namun gelombang berbagai laporan dalam seminggu sebelum pengumuman tersebut menuding bahwa Manafort menerima uang pembayaran tunai rahasia dari sebuah partai politik Ukraina pro-Rusia untuk mewakili kepentingan Rusia di Ukraina dan AS.

Saat Manafort menjalankan kampanye, Partai Republik mengubah bahasa dalam manifesto partai mengenai konflik di Ukraina, menghapus sentimen anti-Rusia, yang diduga atas pesanan dua perwakilan kampanye Trump.

Masa jabatan?

Tiga bulan.

Berita terkait