Trump 'memberi masukan' untuk kesaksian anaknya

Donald Trump Jr (L) dan Donald Trump tampil bersama. Hak atas foto Getty Images

Gedung Putih mengakui laporan bahwa Presiden Donald Trump campur tangan dalam merancang pernyataan anaknya mengenai pertemuan dengan seorang pengacara Rusia tahun lalu.

Trump 'memberi pertimbangan' untuk jawaban anaknya kepada media bulan lalu tapi tidak mendiktekannya, kata Gedung Putih.

Donald Trump Jr sebelumnya mengatakan pertemuan tersebut membahas adopsi anak-anak Rusia sebelum mengaku ia ditawari informasi-informasi yang bisa menjatuhkan Hillary Clinton.

Sebelumnya, pengacara presiden menyangkal bahwa Trump memberi masukan pada pernyataan tersebut, sementara media melaporkan bahwa Donald Trump bahkan 'mendikte' pernyataan anaknya itu.

Putra Presiden AS berumur 39 tahun ini pertama mendapat sorotan setelah New York Times mulai melaporkan bulan lalu mengenai pertemuan bulan Juni 2016 yang berlangsung di Trump Tower.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan pada hari Selasa: "Presiden memberi pertimbangan selayaknya seorang ayah berdasarkan informasi terbatas yang ia ketahui."

Tetapi ia bersikukuh Trump 'tidak mendikte' pernyataan tersebut dan menyebutkan bahwa isu tersebut 'tidak penting.'

"Para politikus Partai Demokrat mau menggunakan ini sebagai sirkus Humas dan sedang melakukan apapun yang mereka bisa lakukan agar cerita ini tetap hidup di koran setiap hari," tambahnya.

Huckabee Sanders mengatakan tidak ada yang salah dalam pernyataan Trump Jr.

Presiden Trump telah berkali-kali menyangkal adanya kerjasama dengan Rusia.

Senat, DPR dan sebuah tim penasihat khusus sedang menyelidiki temuan inteligen bahwa Moskow telah ikut campur dalam Pilpres AS dalam upaya mengalahkan Hillary Clinton - sebuah klaim yang disangkal oleh Kremlin.


Bagaimana tim Trump mengubah cerita mereka

  • Saya tidak pernah bertemu dengan Rusia sebagai perwakilan tim kampanye - Trump Jr (Maret 2017)
  • Itu adalah pertemuan yang singkat namun kami hanya berbicara mengenai adopsi - Trump Jr (8 Juli)
  • Saya dijanjikan informasi-informasi yang menjatuhkan mengenai Clinton namun pernyataan-pernyataannya tidak jelas - Trump Jr (9 Juli)
  • Presiden "tidak terlibat dalam perancangan" pernyataan tersebut - pengacara Presiden Trump (16 Juli)
  • Presiden "memberi pertimbangan" kepada pernyataan tersebut - juru bicara Gedung Putih (1 Agustus)

Washington Post melaporkan di penghujung hari Senin bahwa Presiden Trump sendiri secara pribadi mendikte pernyataan yang dilontarkan anaknya mengenai pertemuan dengan pengacara Natalia Veselnitskaya.

Presiden sedang dalam perjalanan pulang bulan lalu di atas pesawat Air Force One dari pertemuan G8 di Jerman saat ia memberitahu anaknya apa yang harus dikatakan, tulis koran tersebut.

Pernyataan Trump Jr menyatakan ia dan Veselnitskaya "membahas terutama mengenai suatu program tentang adopsi anak-anak Rusia."

Rencana awalnya adalah, Trump Jr mengungkapkan sepenuhnya apa yang ia ketahui tentang pertemuan tersebut, kata Post.

Tapi keputusan tersebut dilaporkan telah diubah dan pernyataan pertamanya mengatakan mereka membahas adopsi anak-anak Rusia, bukan isu-isu kampanye.

Trump Jr kemudian mengakui ia telah setuju untuk bertemu setelah disebutkan bahwa dalam pertemuan itu akan diberikan informasi mengenai Clinton.

Ia juga merilis perbincangan melalui email yang berujung kepada pertemuan mereka, bersikeras bahwa tidak ada hasil berarti dari pertemuan tersebut.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Menurut Donald Trump Jr, "tidak ada informasi yang berarti" tentang Clinton yang diberikan.

Washington Post mengatakan beberapa penasihat presiden takut keterlibatan Trump dapat membawanya dan beberapa orang dalam lingkaran dalamnya ke dalam jerat hukum.

Richard Painter, yang merupakan kepala pengacara etika untuk Presiden George W Bush, mencuit: "Memberi pertimbangan kepada kebohongan seorang saksi mengenai suatu hal di bawah penyelidikan kriminal adalah pelanggaran hukum."

Laporan mengenai pernyataan Trump Jr datang di tengah kekisruhan di Gedung Putih

Direktur komunikasi Gedung Putih Anthony Scaramucci dipecat pada hari Senin setelah kurang dari 10 hari menjabat.

Mantan pebisnis Wall Street ini menerima kritikan setelah menelpon seorang reporter untuk memberikan omelan penuh caci maki mengenai rekan-rekan kerjanya.

Berita terkait