Pemadam kebakaran Italia dituduh picu kebakaran demi uang

italia Hak atas foto AFP
Image caption Kebakaran hutan melanda kawasan Messina di Sisilia, Italia selatan, bulan lalu.

Kepolisian Italia menginterogasi 15 pemadam kebakaran sukarelawan lantaran dicurigai sengaja menyulut kebakaran demi memperoleh uang.

Dugaan sementara polisi, para sukarelawan menghubungi nomor telepon darurat dinas pemadam kebakaran pusat guna melaporkan insiden kebakaran di Ragusa, Sisilia selatan. Para sukarelawan juga diduga meminta teman dan keluarga berbuat hal serupa.

Setelah laporan diterima dinas pemadam pusat, mereka kemudian ditugaskan memadamkan api dengan upah 10 euro (Rp157.000) per jam. Padahal, menurut kepolisian, insiden kebakaran yang dilaporkan dipicu sendiri oleh komandan para sukarelawan. Sang komandan ditengarai sengaja membolos untuk menyulut kebakaran.

Laporan-laporan insiden kebakaran yang berlangsung antara 2013-2015 lambat laun membangkitkan kecurigaan pihak berwenang. Apalagi, tim pemadam kebakaran di Ragusa lebih sering menerima tugas daripada tim lainnya.

Hak atas foto EPA
Image caption Polisi Italia mengawal tersangka utama, Davide De Vita (berkaus hitam).

Melalui analisa mendalam terhadap panggilan telepon darurat, polisi mendapati bahwa ada nomor telepon yang sering digunakan untuk melaporkan insiden kebakaran namun identitas penelepon berbeda-beda.

Dalam beberapa kasus, tim pemadam ditugaskan memadamkan kebakaran yang ternyata fiktif. Ketika ditanya mengapa semprotan air tidak digunakan, mereka berdalih ada hewan-hewan yang tidak boleh diganggu.

Hak atas foto EPA
Image caption Davide De Vita, 42, diduga memicu kebakaran untuk memperoleh uang tambahan.

Menurut artikel sejumlah media di Italia, sebagian dari 15 sukarelawan pemadam kebakaran mengakui melakukan kecurangan terhadap negara. Polisi memutuskan untuk menempatkan sang komandan tim pemadam, Davide De Vita, dalam tahanan rumah karena kasus-kasus itu telah terjadi beberapa tahun lalu.

Gelombang panas telah memicu kebakaran di beberapa daerah di Eropa. Di Italia, suhu panas meningkat selama beberapa pekan terakhir. Di Roma, misalnya, suhu sempat menembus 44 derajat Celsius.

Topik terkait

Berita terkait