Wakil PM Australia ternyata berkewarganegaraan ganda

Barnaby Joyce Hak atas foto Reuters
Image caption Barnaby Joyce akan membawa masalah ini ke Pengadilan Tinggi Australia.

Wakil perdana menteri Australia dinyatakan memiliki kewarganegaraan ganda, yang membuatnya harus mundur dalam peristiwa yang mengingatkan kita pada kasus Archandra Tahar yang diberhentikan dari jabatannya sebagai menteri ESDM karena memiliki paspor AS.

Pemerintah Selandia Baru mengukuhkan bahwa Wakil Perdana Menteri Australia, Barnaby Joyce, memiliki kewarganegaraan Selandia Baru juga.

Orang yang memiliki dua kewarganegaraan tidak diizinkan menduduki jabatan publik menurut konstitusi Australia.

Joyce mengungkapkan bahwa dia mungkin berwarga negara Selandia Baru karena faktor keturunan, namun mengatakan bahwa dia akan membawa kasusnya ke Pengadilan Tinggi Australia.

Kementerian Dalam Negeri Selandia Baru Peter Dunne mengkonfirmasi media Australia bahwa di bawah hukum Selandia Baru, seorang anak yang lahir dari warga Selandia Baru secara otomatis diberikan kewarganegaraan.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Barnaby Joyce mengaku dia percaya diri akan kelayakannya untuk menjabat.

Betatapun, Joyce bersaksi di parlemen bahwa menurut opini hukum yang diterimanya, dia tidak melanggar hukum. Untuk sementara, dia tetap akan menjabat sebagai wakil perdana menteri dalam pemerintahan Perdana Menteri Malcolm Turnbull.

Sebelum Joyce, sejumlah pejabat dan politikus Australia terdepak dari jabatan mereka dalam skandal kewarganegaraan ganda.

Dua senator, Scott Ludlam dan Larissa Waters, dipaksa mengundurkan diri bulan lalu. Dua senator lainnya, Matt Canavan dan Malcolm Roberts, juga sedang menunggu Pengadilan Tinggi memutuskan kelayakan mereka.

Berita terkait