Lima tersangka serangan mobil di Spanyol tewas ditembak polisi

Moussa Oukabir Hak atas foto POLISI SPANYOL
Image caption Moussa Oukabir disebutkan merupakan tersangka kunci dalam serangan di Spanyol.

Lima tersangka pelaku serangan mobil di Spanyol tewas ditembak polisi Spanyol dalam pengejaran, salah satunya adalah Moussa Oukabir, yang disebut sebagai tersangka kunci dalam insiden di Barcelona.

Moussa Oukabir yang tewas bersama empat rekannya setelah mereka melakukan serangan lagi di Cambrils. Seorang perempuan tewas dan enam lainnya terluka akibat tertabrak mobil yang dikemudikan para tersangka pada Jumat (19/08) waktu setempat.

Ketika kendaraan yang digunakan penyerang terbalik, mereka kemudian keluar dengan disambut tembakan polisi. Satu orang dilaporkan sempat mengacungkan pisau.

Kepala polisi Josep Lluis Trapero mengatakan seorang polisi menewaskan empat orang penyerang.

Polisi menyebutkan para tersangka ini menggunakan sabuk peledak, yang kemudian diketahui palsu. Polisi mengatakan kepada media bahwa Said Aallaa, 18 tahun, dan Mohamed Hychami, 24 tahun yang fotonya sempat dirilis bersama Oukabir, tewas ditembak polisi. Tersangka keempat bernama Younes Abouyaaqoub, 22 tahun yang belum diketahui.

Hak atas foto EPA
Image caption Serangan mobil di Cambrils melukai tujuh orang dan lima penyerangnya tewas.

Setelah serangan di Barcelona, polisi mengejar Oukabir dan tiga orang laki-laki lainnya. Empat orang telah ditahan, dan satu orang masih dicari kepolisian. Sebagian besar tersangka merupakan keturunan Maroko.

Polisi mengatakan para tersangka telah merencanakan serangan yang lebih canggih lainnya. Menurut keterangan polisi, para tersangka mengatakan ledakan pada Rabu di Alcanar, kota yang terletak di selatan Barcelona, menghilangkan sejumlah material bom sehingga mereka melakukan serangan yang lebih sederhana dengan menggunakan kendaraan.

Hak atas foto POLISI SPANYOL
Image caption Hanya Younes Abouyaaqoub (paling kanan) yang tidak diketahui.

Moussa Oukabir, yang diperkirakan berusia 17 tahun, merupakan warga negara Spanyol yang berasal dari kota Catalan di Girona.

Dia dituduh menggunakan dokumen milik saudara laki-lakinya untuk menyewa van untuk serangan di Barcelona dan satu kendaraan lain yang ditemukan beberapa jam kemudian di kota Vic, di bagian selatan Barcelona, yang diduga akan digunakan untuk melarikan diri.

Saudara laki-laki Oukabir, Driss dilaporkan menyerahkan dirinya, dan mengatakan dia tidak terlibat dan dokumen miliknya telah dicuri.

Serangan yang terjadi pada Kamis (17/08) sore di area Las Ramblas, Barcelona menewaskan 13 orang danlebih dari 100 orang terluka.

Kelompok yang menyebut diri Negara Islam ISIS mengatakan telah melakukan serangan, meskipun tidak jelas apakah para penyerang itu secara langsung terkoneksi dengan kelompok atau hanya terinspirasi oleh mereka.

Topik terkait

Berita terkait