Malaysia larang warganya bepergian ke Korea Utara

Kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur Hak atas foto Reuters
Image caption Hubungan antara Korea Utara dan Malaysia memburuk setelah pembunuhan Kim Jong-nam di Kuala Lumpur awal tahun ini.

Meskipun masih tercatat sebagai salah satu dari sedikit negara yang memiliki hubungan diplomatik kuat dengan Korea Utara, Malaysia memutuskan untuk melarang warga negaranya berkunjung ke negara itu.

Kepastian larangan itu dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Malaysia, Kamis (28/09).

Disebutkan larangan perjalanan diberlakukan karena terjadi peningkatan ketegangan sehubungan dengan pengembangan senjata nuklir Korea Utara.

"Larangan perjalanan mencakup semua warga negara Malaysia, dan sebagai warga negara Malaysia maka tim sepak bola nasional Malaysia juga tercakup," kata Wakil Menteri Luar Negeri, Rizal Merican Naina Merican, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Ia mengacu pada rencana lawatan tim sepak bola nasional ke Pyongyang pada tanggal 5 Oktober mendatang untuk mengikuti pertandingan babak kualifikasi Piala Asia.

Pertandingan itu sendiri sudah ditunda sampai tiga kali hingga kini.

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Mengapa Korut mengembangkan senjata nuklir?

Malaysia dan Korea Utara sebelumnya mempunyai hubungan diplomatik yang relatif kuat, tetapi hubungan kedua negara memburuk awal tahun ini ketika Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Pembunuhan diduga didalangi oleh agen-agen Korea Utara.

Seorang warga negara Indonesia, Siti Aisyah, dan seorang warga negara Vietnam, Doan Thi Huong, dijadwalkan akan menjalani sidang di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia, Oktober mendatang dengan dakwaan melakukan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam.

Hak atas foto CHUNG SUNG-JUN /EPA
Image caption Seorang tentara Korea Utara berjaga di zona demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dengan Korea Selatan. Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat belakangan.

Topik terkait

Berita terkait