Hotel ikonis di Yangon, Kandawgyi Palace, terbakar

Yangon, Myanmar Hak atas foto AFP
Image caption Sebagian besar Hotel Kandawgyi Palace dibangun dengan menggunakan kayu jati.

Kebakaran besar melanda sebuah hotel ikonis berbintang lima di Yangon, Kandawgyi Palace, dan menewaskan seorang dengan dua lainnya cendera.

Hotel tersebut sebagian besar dibangun dengan menggunakan kayu jati dan rancangan tradisional Burma sehingga amat terkenal di kalangan para wisatawan.

Ratusan petugas pemadam kebakaran bekerja selama beberapa jam untuk mengendalikan api sementara lebih dari 140 tamu hotel sempat dievakuasi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Kandawgyi Palace terletak di pinggir Danau Kandawgyi, Yangon.

Belum jelas asal muasal api yang membakar hotel pada pukul 03.00 subuh, Kamis (19/10), namun beberapa media melaporkan karena ledakan tabung gas atau korsleting.

Htay Lwin -juru bicara Htoo Group, perusahaan pemilik hotel- mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa penyebab kebakaran masih sedang diselidiki.

Hak atas foto AFP
Image caption Seorang tamu hotel mengatakan tidak mendengar bel peringatan kebakaran.

Seorang tamu hotel asal Amerika Serikat, Adrienne Frilot, menjelaskan kepada situs Frontier Myanmar bahwa dia tidak mendengar bel peringatan kebakaran dan terbangun dari tidurnya ketika karyawan hotel mengetok kamarnya dengan panik.

"Kami menyadari ada sesuatu yang salah, membuka pintu dan mencium bau asap dan langsung menyelamatkan diri," kenangnya.

Para tamu hotel dipindahkan ke hotel-hotel lain di Yangon.

Hak atas foto EPA
Image caption Ratusan petugas bekerja selama beberapa jam untuk memadamkan api.

Hotel yang terletak di tepi Danau Kandawgyi ini dibangun tahun 1990-an namun tetap mempertahankan bagian tertua yang didirikan tahun 1930-an lalu ketika digunakan sebagai markas dayung tentara Inggris.

Htoo Group merupakan perusahaan milik taipan Tay Za, yang memiliki hubungan dekat dengan mantan junta militer Myannar.

Topik terkait

Berita terkait