Donald Trump 'tidak tahu' apakah diundang ke pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle

Pangeran Harry dan Meghan Markle Hak atas foto EPA
Image caption Pangeran Harry dan Meghan Markle akan menikah pada 19 Mei 2018.

Donald Trump mengatakan dia tidak mengetahui apakah mendapatkan undangan untuk menghadiri pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Ketika ditanya apakah dia menerima sebuah undangan untuk pernikahan kerajaan yang digelar pada 19 Mei nanti, presiden AS mengatakan "tidak sejauh yang saya ketahui".

Aktris Amerika Markle merupakan pendukung Hillary Clinton pada pemilihan presiden 2016 lalu, dan telah menyebut Trump sebagai "pemecah belah" dan seorang "misoginis".

Dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan untuk ITV, Trump mengatakan Pangeran Harry dan Markle tampak "seperti pasangan yang menarik".

Ketika ditanya apakah dia ingin menghadiri upacara pernikahan di Kastil Windsor, presiden mengatakan: "Saya ingin mereka bahagia, dan saya ingin mereka menjadi bahagia.

"Mereka tampak seperti pasangan yang menarik".

Pangeran Harry dan Markle akan menikah di Kapel St George di Kastil Windsor. Acara tersebut mengundang 800 orang, yang membuatnya lebih intim dibandingkan dengan pernikahan kakak Pangeran Harry Duke dan Duchess of Cambridge yang digelar di Westminster Abbey.

Dalam wawancara dengan Morgan yang dilakukan ketika presiden menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, di mana dia juga melakukan pertemuan dengan perdana menteri Inggris.

Morgan menuliskan cuitan bahwa Trump mengatakan kepada dia bahwa dia ditawari untuk melakukan dua kunjungan ke Inggris oleh Theresa May- sebuah kunjungan kerja pada musaim panas dan sebuah kunjungan kenegaraan pada musim gugur.

Namun, kantor perdana menteri Inggris Downing Street belum mengkonfirmasi klaim tersebut.

Mungkin tidak cukup 'keras'

Trump juga mengatakan dia akan melakukan negosiasi tentang Brexit dengan lebih "lebih keras" dibandingkan May.

Dalam kutipan yang dirilis pada Mail pada Minggu, Morgan bertanya kepada Trump jika May berada dalam "posisi yang baik" dalam pembahasan tentang Brexit.

Presiden mengatakan: "Apakah itu cara saya bernegosiasi? Tidak, saya tidak akan bernegosiasi dengan cara seperti negosiasi (yang ada)... saya akan mbersikap berbeda."

Dia kemudian melanjutkan: "Saya akan mengambil sikap yang lebih keras untuk keluar."

Dalam wawancara Morgan menekan Trump mengenai kebiasaannya di media sosial.

Dia mengatakan sering menulis cuitan "mungkin kadang-kadang di tempat tidur, dan mungkin kadang-kadang saat sarapan, atau makan siang atau kapanpun", namun dia menambahkan dia juga mendelegasikan beberapa cuitannya pada orang lain.

Dalam sesi wawancara yang dirilis sebelumnya, Trump mengatakan dia mempersiapkan permintaan maaf untuk mecuit ulang unggahan dari kelompok sayap kanan Inggris Britain First.

"Jika Anda mengatakan kepada saya bahwa mereka orang yang mengerikan, orang yang rasis, saya akan benar-benar meminta maaf jika Anda ingin saya melakukannya," kata dia.

Dalam sebuah diskusi yang lebih luas, Trump juga memberikan harapan bahwa AS akan bergabung kembali dengan perjanjian Paris mengenai perubahan iklim.

Dia mengatakan: "Yah, saya akan kembali lagi... saya juga senang, namun itu harus merupakan kesepakatan yang baik untuk Amerika Serikat."

Berita terkait