Walikota Melbourne mundur terkait tuduhan pelecehan seks

Robert Doyle Hak atas foto Getty Images
Image caption Robert Doyle sedang menjalani masa jabatannya yang ketiga sebagai walikota di kota terbesar kedua Australia itu.

Walikota Melbourne akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya setelah didera tuduhan pelecehan seksual terhadap tiga perempuan.

Robert Doyle, 64, antara lain dituduh memegang payudara seorang sejawat kerja.

Doyle berulang kali membantah tuduhan tersebut dengan keras.

Politikus kawakan itu sedang menjalani masa jabatan yang ketiga sebagai walikota di kota terbesar kedua Australia itu, namun ia terpaksa mengundurkan diri.

Doyle mengambil cuti pada Desember lalu, setelah seorang anggota dewan kota, Tessa Sullivan, mengundurkan diri, dan menuduh Doyle meraba-raba dia dan melontarkan pernyatan tidak senonoh.

Dua perempuan lagi, salah satunya adalah anggota dewan kota juga, kemudian mengajukan laporan resmi tentang pelecehan yang dituduhkan pada Doyle.

Saat itu Doyle mengatakan dia terkejut dengan tuduhan tersebut, yang disebutnya sebagai tuduhan "sangat menjijikkan".

Hari Minggu (4/2) kemarin, pengacara Doyle, Nick Ruskin, mengatakan bahwa kliennya tetap menyatakan diri tak bersalah.

"Dia menjalani masa yang dia rasa tidak sesuai dengan sifat keadilan, yakni bahwa beban pembuktian tidak terletak pada pembuktian kesalahan, tapi pembuktikan tidak bersalah," kata Ruskin.

Doyle juga mengundurkan diri sebagai ketua sebuah perusahaan layanan kesehatan umum, Melbourne Health.

Tuduhan-tuduhan itu sampai sekarang masih dalam penyelidikan Dewan Kota Melbourne.

Berita terkait