Israel hancurkan terowongan gerilyawan Palestina 'terpanjang dan terdalam' di Gaza

Terowongan Hak atas foto Militer Israel

Militer Israel melumpuhkan fungsi terowongan besar yang digali oleh kelompok militan Palestina yang mencapai wilayah Israel dari Jalur Gaza, kata para pejabat.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan terowongan tersebut adalah yang paling panjang dan paling dalam yang pernah ditemukan oleh Israel.

Adapun seorang juru bicara militer mengatakan terowongan digali sejak perang Gaza pada 2014, ketika Israel menghancurkan lebih dari 30 terowongan yang disebutkan dibuat untuk melancarkan serangan terhadap Israel.

Juru bicara militer Letkol Jonathan Conricus mengatakan terowongan digali oleh kelompok Hamas dan bermula di Jabaliya, Jalur Gaza bagian utara.

Ditambahkan terowongan itu masuk ke dalam wilayah Israel sepanjang beberapa kiometer ke arah Nahal Oz, tetapi tidak mempunyai pintu keluar.

Terowongan membentang "beberapa kilometer" ke Gaza dan terhubung dengan terowongan-terowongan lain yang dapat digunakan untuk melancarkan serangan, katanya.

Kini terowongan tersebut sudah dilumpuhkan penggunaannya.

"Kami mengisi terowongan dengan material sehingga tidak dapat digunakan lagi dalam waktu sangat lama," papar Conricus.

Menurutnya, terowongan itu merupakan terowongan kelima di Gaza yang dihancurkan oleh militer Israel selama beberapa bulan terakhir.

Hak atas foto JACK GUEZ / EPA
Image caption Salah satu terowongan yang dihancurkan Israel pada Januari 2018 ini membentang dari Gaza ke Israel.

Sebagian terowongan dibuat oleh kelompok militan Palestina Jihad Islam dan sebagian lainnya dibangun oleh Hamas, kelompok Islam yang menguasai wilayah Gaza.

Israel menerapkan langkah-langkah canggih untuk mencegah penggalian terowongan oleh militan.

Sejak tahun lalu, Israel menggunakan peralatan khusus untuk mendeteksi keberadaan terowongan dan kini membangun pembatas teknologi tinggi baik di atas maupun di bawah tanah di sepanjang perbatasannya dengan Gaza untuk mencegah pembuatan terowongan baru.

Berita terkait